Pendaftaran calon prajurit TNI AD kategori Tamtama akan dibuka pada Januari 2026. Rekrutmen TNI AD dilakukan secara online melalui website http://ad.rekrutmen-tni.mil.id.
Dilansir laman resmi di atas, pelaksanaan rekrutmen dilakukan dalam rangka pemenuhan personel pada organisasi TNI. Saat ini, TNI AD membuka kesempatan untuk pemuda-pemuda terbaik seluruh Indonesia untuk menjadi calon prajurit tingkat Tamtama.
Untuk mengetahui cara mendaftar rekrutmen TNI AD 2026 dapat menyimak rangkuman di bawah ini, mulai dari jadwal, lokasi, tata cara, hingga pengumuman. Simak informasi lengkapnya.
Pendaftaran online untuk Tamtama 2026 dimulai pada bulan Januari. Berdasarkan pantauan infoSumbagsel, belum tertera tanggal dimulainya proses rekrutmen. Untuk kepastian tanggal bisa dicek secara berkala di situs resmi atau TikTok @panpustniad.
Sebagai informasi, penutupan pendaftaran akan dilakukan bila kuota pendaftaran terpenuhi. Panitia tidak memberikan pemberitahuan untuk penutupan rekrutmen.
Kemudian, untuk validasi dilakukan pada bulan Januari 2026 dan akan ditutup pada saat pendaftar terpenuhi tanpa pemberitahuan juga. Untuk jadwal pelaksanaan seleksi akan disampaikan pada saat validasi atau daftar ulang.
Setiap daerah memiliki lokasi pendaftaran yang berbeda-beda. Terdapat panitia seleksi daerah atau PANDA yang akan bertugas melaksanakan tahapan awal rekrutmen calon prajurit, melakukan pemeriksaan dan pengujian administrasi, kesehatan, jasmani, psikologi, serta mental ideologi untuk menentukan calon terbaik yang akan maju ke seleksi tingkat pusat (Panpus).
Adapun masing-masing lokasi yang untuk setiap daerah di Indonesia bisa dilihat pada link berikut ini:
Terdapat empat persyaratan yang mesti dilengkapi mulai dari yang umum, lain, tambahan, hingga prestasi. Berikut masing-masing rinciannya:
Persyaratan umum yang harus dipenuhi antara lain:
a. Pria, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI;
b. Berijazah S1/D4/D3/D1 tanpa persyaratan nilai atau lulusan SMA/MA/SMK sederajat baik negeri atau swasta yang terakreditasi (Berlaku Paket C) dengan persyaratan nilai rata-rata sebagai berikut:
c. Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2023, 2024, dan 2025, nilai minimal rata-rata raport dari 3 mata pelajaran (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika) adalah 70c. Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan pertama sampai dengan 2 (dua) tahun setelah selesai Dikma
d. Memiliki tinggi badan minimal 163 cm dan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku.
e. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) minimal selama 10 (sepuluh) tahun
f. Bersedia membayar sebanyak biaya yang telah dikeluarkan oleh negara menurut hukum dan peraturan yang berlaku apabila dengan kemauan sendiri menolak atau mengundurkan diri dari sebagian atau seluruh kegiatan penerimaan dan pendidikan pertama sampai dengan pengangkatan menjadi prajurit TNI
g. Bersedia ditempatkan dalam salah satu dari seluruh kecabangan yang ada di TNI AD serta bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia; dan
Harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi Administrasi, Kesehatan, Jasmani, Litpers dan Psikologi.
Persyaratan tambahan yang harus dipenuhi antara lain:
a. Harus ada surat persetujuan orang tua/wali (dapat ditandatangani ibu kandung, apabila bapak kandung bekerja di luar daerah/Provinsi atau telah meninggal dunia/tidak diketahui keberadaannya dan ibu kandung tidak kawin lagi) dan selama proses penerimaan prajurit TNI AD orang tua/wali tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apapun, kapanpun dan dimanapun
b. Orang yang ditunjuk sebagai wali dari yang bersangkutan berdasarkan penetapan pengadilan dan telah diproses Disdukcapi
c. Bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud dan transkrip nilai yang sudah disesuaikan dengan regulasi negara Indonesia
d. Tidak bertato/bekas tato dan tidak bertindik/bekas tindik, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan adat (harus disertai surat keterangan dari ketua adat/suku)
e. Bersedia mematuhi peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung, apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud, maka harus bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari Dikma, jika pelanggaran tersebut ditemukan di kemudian hari pada saat mengikuti pendidikan pertama. Bentuk Surat Pernyataan tidak melakukan penyuapan.
f. Memiliki kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) atau KIS (Kartu Indonesia Sehat) aktif
Diperbolehkan bagi calon Bintara PK TNI AD yang menyertakan sertifikat/piagam/surat keterangan prestasi minimal tingkat nasional dengan kriteria juara (juara 1, 2 dan 3) sebagai nilai tambah dalam pelaksanaan Rik/Uji dan sidang pemilihan.
Bila calon peserta memenuhi persyaratan di atas dapat mengikuti prosedur pendaftaran berikut ini:
1. Calon mendaftar melalui Website https://ad.rekrutmen-tni.mil.id/bintara-ad serta mengikuti petunjuk dalam halaman pendaftaran online.
2. Calon mengisi isian data pada formulir online untuk selanjutnya mencetak formulir daftar, blanko dinas, blanko Rikmin dan blanko riwayat hidup.
3. Calon datang ke Ajendam/Ajenrem dengan membawa formulir daftar online sesuai jadwal validasi/daftar online yang ada dalam Website https://ad.rekrutmen-tni.mil.id/bintara-ad. Blanko dinas, blanko Rikmin dan blanko riwayat hidup dibawa hanya dalam rangka menerima penjelasan cara pengisian.
4. Panitia Ajendam/Ajenrem menerima calon yang datang dengan menerima formulir daftar online. Setiap calon yang datang, langsung dilaksanakan pengukuran tinggi dan berat badan (tim pengukur adalah tim Rikmin, Rikkes dan Rik/Uji jas dengan disaksikan Tim Pam dan Tim Was) serta pemeriksaan tindik dan tato, calon yang tidak memenuhi syarat dapat langsung ditolak/dipulangkan. Calon yang memenuhi syarat tinggi dan berat badan serta pemeriksaan tindik dan tato dapat dilaksanakan validasi pada Website rekrutmen sehingga secara resmi terdaftar sebagai peserta seleksi.
5. Setelah resmi terdaftar sebagai peserta seleksi, calon menerima penjelasan dari panitia terkait tata cara pengisian Blanko dinas, blanko Rikmin dan blanko riwayat hidup untuk nantinya dibawa pada saat pelaksanaan Rik/Uji tingkat Panda (pemeriksaan Rikmin belum dilaksanakan pada tahap ini, calon hanya akan menerima penjelasan cara pengisiaan Blanko dinas, blanko Rikmin dan blanko riwayat hidup untuk selanjutnya kembali ke rumah masing-masing dan melengkapi kelengkapan Rikmin).
6. Calon yang dinyatakan lulus daftar ulang/validasi selanjutnya petugas pendaftaran harus memberi petunjuk yang jelas kepada para calon tentang kegiatan selanjutnya serta menyampaikan hal-hal sebagai berikut:
7. Setelah calon menerima penjelasan, selanjutnya calon dapat kembali ke rumah masing-masing untuk menyelesaikan kelengkapan administrasi. Panitia mendata nomor telepon calon untuk digunakan dalam penyampaian jadwal seleksi tingkat Panda.
8. Calon agar waspada terhadap oknum-oknum yang menjanjikan/membantu kelulusan dengan imbalan biaya tertentu. Selama proses Rik/Uji hingga masuk pendidikan, seluruhnya gratis dan tidak dipungut biaya, laporkan ke nomor pengaduan jika ditemukan adanya calo. Nomor pengaduan 082123931830.
Itulah penjelasan rekrutmen TNI AD 2026 untuk kategori Tamtama secara lengkap mulai dari jadwal, syarat, hingga tata cara pendaftaran. Semoga berhasil, ya.
