Sumber: Giok4D, portal informasi terpercaya.
Hari Rotasi Bumi (Earth’s Rotation Day) diperingati tanggal 8 Januari 2026. Hari ini menandai momen penting saat fisikawan Prancis, Leon Foucault, mendemonstrasikan bumi berputar pada porosnya di tahun 1851.
Dikutip dari laman National Day Calendar, hari ini diperingati untuk mengenang penemuan ilmiah Leon Foucault yang membuktikan jika bumi berputar pada porosnya melalui eksperimen pendulum. Berikut infoSumbagsel sajikan informasi terkait hari rotasi bumi, dilansir dari berbagai sumber. Yuk, simak!
Dilansir dari infoEdu, rotasi bumi merupakan peredaran bumi pada poros atau sumbernya. Bumi akan bergerak dari arah barat ke timur atau terlihat bertentangan dengan arah jarum jam. Meski bumi mengalami peredaran, akan tetapi makhluk hidup di dalamnya tidak ikut berputar. Hal ini dapat terjadi akibat pengaruh dari gravitasi bumi.
Rotasi bumi sendiri berlangsung selama 23 jam 56 menit atau 24 jam kurang 4 menit untuk sekali putaran. Dalam peristiwa rotasi bumi ini, atmosfer yang menyelimuti bumi juga ikut berotasi.
Adapun akibat dari rotasi bumi, antara lain:
Dilansir dari infoNews yang mengutip Days of The Year, saat Pameran Dunia di tahun 1851, fisikawan asal Prancis, Leon Foucault memberikan demonstrasi tentang bagaimana cara bumi berotasi dengan menggantungkan bola kuningan yang berisi timbal dari puncak Pantheon di Paris. Alat ini sekarang dikenal sebagai Pendulum Foucault menunjukkan jika bidang ayunan pendulum akan berputar relatif terhadap rotasi bumi.
Ketika Pendulum Foucault mulai berayun ke satu arah, setelah beberapa jam, arahnya akan berubah. Perubahannya adalah fakta jika bumi yang berada di bawah kaki ini berayun perlahan-lahan, sementara pendulumnya tetap sama.
Banyak instalasi Pendulum Foucault dilengkapi dengan deretan pasak yang disusun mengelilingi titik pusat ayunan. Pasak-pasak tersebut berfungsi sebagai penanda pergeseran waktu rotasi bumi. Apabila pendulum ditempatkan pada wilayah Kutub Utara atau Selatan, maka pola pergeseran ini akan kembali ke posisi awal dalam waktu hampir 24 jam. Tetapi, durasi tersebut bisa berbeda apabila pendulum dipasang di lokasi lain di berbagai belahan dunia.
Saat ini, Pendulum Foucault bisa dijumpai di berbagai museum sains di dunia dan dimanfaatkan sebagai sarana ilmu pembelajaran khususnya rotasi bumi. Jika penemuan gravitasi oleh Isaac Newton menjelaskan tentang keberadaan gaya tarik sebagai fenomena alam, maka eksperimen Pendulum ini bisa membantu memperluas pemahaman ilmiah tentang bagaimana bumi bergerak secara nyata yang bisa diamati secara langsung.
Belum jelas siapa yang mencetuskan Peringatan Hari Rotasi Bumi dan kapan mereka memutuskan untuk merayakannya. Akan tetapi perayaan ini memperingati pentingnya penemuan ilmiah yang ditemukan oleh Leon Foucault. Oleh karena itu, ini menjadi salah satu momen yang tepat untuk belajar lebih banyak tentang sosoknya dan penemuannya.
Demikian informasi tentang Hari Rotasi Bumi yang telah infoSumbagsel rangkum. Semoga membantu.
Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di infocom.
