Pedagang di bawah Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, meraup cuan saat pergantian tahun baru 2026. Stan permainan dan kuliner ramai pengunjung.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
Pantauan infoSumbagsel (31/12/2025) malam, Salah satu yang paling menarik perhatian dan dibanjiri pembeli adalah stan permainan ketangkasan, seperti dart balon dan dart cincin botol. Dalam satu stan, terlihat 20 hingga 30 orang mengantre untuk mencoba peruntungan.
Dengan harga tiket Rp 5.000 untuk empat buah anak panah, pengunjung berkesempatan membawa pulang hadiah menarik.
“Tadi ramai sekali yang antre. Kalau berhasil memanah tiga balon, hadiahnya bisa boneka Teddy Bear besar, jam tangan, sampai uang tunai,” ujar salah satu pengunjung yang menyaksikan keseruan tersebut.
Keceriaan juga dirasakan keluarga Sari (37), wisatawan asal Bengkulu yang sengaja datang ke BKB untuk mencicipi sensasi malam tahun baru di Palembang. Ia mengaku anak-anaknya sangat menikmati berbagai wahana permainan yang ditawarkan pedagang.
“Kami penasaran pengen makan di rumah makan terapung juga. Untuk mainan anak-anak di sini banyak sekali, tadi naik mobil keliling harganya Rp 35.000 untuk 15 menit. Memang ramai sekali suasananya, tapi seru untuk anak-anak,” ungkap Sari.
Tidak permaianan, pedagang kuliner kaki lima seperti mie tek-tek dan sosis bakar juga tak luput dari serbuan pembeli. Ayu (23), seorang pengunjung yang rutin datang ke BKB setiap tahun baru, mengaku salah satu daya tarik utama adalah kuliner murah meriah di kawasan ini.
“Setiap tahun pasti ke sini buat liat kembang api dan makan mie tek-tek, harganya Rp 15.000 ribu. Memang malam ini biaya lain-lain naik, seperti parkir motor biasanya Rp 2.000 sekarang jadi Rp 5.000, tapi tetap ke sini karena suasananya beda,” ujarnya.
Di sisi lain, para pedagang musiman seperti Aisyah (17), penjual es boba asal 7 Ulu, mengaku tetap nekat membuka lapak meski ada himbauan dari pemerintah kota. Ia juga rela merogoh kocek untuk transportasi online demi membawa barang dagangannya ke BKB. Baginya, momen tahun baru adalah kesempatan besar untuk mencari rezeki tambahan.
“Kami buka dari jam 5 sore sampai jam 2 pagi nanti. Meskipun ada imbauan, ya kami tetap jualan untuk cari rezeki. Walaupun rasanya sedikit lebih sepi dibanding tahun-tahun sebelumnya, kami tetap optimis sampai dini hari nanti,” kata Aisyah.
Hingga menjelang tengah malam, kawasan di bawah kemegahan Jembatan Ampera ini terus dipadati pengunjung. Meski pedagang meraup cuan melimpah, pengunjung diingatkan untuk tetap waspada terhadap keamanan barang bawaan di tengah padatnya kerumunan massa.
Artikel ini ditulis oleh Nadiya peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di infocom.
