Sejumlah wilayah di Sumatera Selatan (Sumsel) diguyur hujan deras dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumsel menyebut pada Januari hingga Maret 2026 ini diprediksi merupakan puncak musim hujan.
Ketua Tim Data dan Informasi BMKG SMB II Palembang, Sinta Andayani mengatakan bulan Januari ini memiliki curah hujan yang tinggi dan jumlah hari hujan yang cukup signifikan.
“Diprediksi bulan Januari, Februari dan Maret, memang diprakirakan puncak hujan di beberapa wilayah di Sumsel. Curah hujan bulan-bulan tersebut diprakirakan cukup signifikan,” jelasnya, Sabtu (17/1/2026).
Sinta menjelaskan pada musim hujan ini intensitas hujan lebat hingga sangat lebat diprakirakan bisa terjadi. Dalam hal ini seluruh masyarakat dan pemerintah daerah untuk waspada di musim hujan ini.
“Terkait hal tersebut masyarakat diminta waspada ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang dan longsor. Terutama bagi wilayah yang rentan bencana,” imbaunya.
Ditambahkan Sinta, saat musim hujan ini masyarakat yang tinggal di hulu diminta kewaspadaan di wilayah hulu seperti Kabupaten Musi Rawas Utara, Musi Rawas, Muara Enim, Lahat, OKU, OKU Timur, OKU Selatan.
Waspada juga luapan sungai untuk wilayah di sepanjang pinggir sungai, seperti Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, OKI, PALI dan Palembang.
“Imbauan kepada masyarakat yang khususnya tinggal di bantaran sungai untuk waspada fenomena ini terutama di sepanjang musim hujan. Melalukan mitigasi dengan mencari tempat yang lebih tinggi, atau melestarikan kearifan lokal masyarakat dengan membangun rumah panggung untuk antisipasi jangka panjang,” ujarnya.
