Kasus super flu burung sudah terdeteksi di Indonesia. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat ada 62 kasus akhir Desember 2025. Berikut kenali ciri-cirinya dan cara mencegahnya.
Dilansir dari Website RS Radjiman Wediodiningrat, kasus super flu meningkat dengan pesat terutama di Amerika Serikat. Virus jenis ini dapat menyebar dengan cepat sehingga disebut super flu.
Dengan mengetahui super flu dari ciri ciri dan cara mencegah hingga mengatasinya, dapat melindungi tubuh dari paparan super flu lebih cepat. Apakah virus ini berbahaya dan menjadi ancaman baru bagi kesehatan?
Semuanya akan terjawab dengan memahami mengenai super flu. Berikut ini rangkuman informasi terkait definisi, ciri ciri super flu dan cara mengatasinya. Simak artikel berikut!
Dilansir dari Website RSUD Teungku Peukan Kabupaten Aceh Barat Daya, super flu merupakan istilah yang sering dipakai untuk menggambarkan infeksi dari virus influenza A (H3N2) subclade K. Superflu sendiri bukanlah istilah resmi dari medis.
Virus influenza A (H3N2) subclade K merupakan mutasi dari virus influenza yang kerap muncul musiman. Kini virus lebih dominan dalam penyebaran seperti Amerika Serikat, Inggris, Jepang, dan eropa.
Dikutip dari laman website Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Super flu sudah terdeteksi di Indonesia sejak Desember 2025. Virus ini dapat menginfeksi manusia dengan gejala lebih parah dan pemulihan lebih lama jika dibandingkan dengan flu biasa.
Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.
Dengan kemampuan mutasi yang cepat, virus ini juga sulit dikenali oleh sistem imun. Meski sebelumnya seseorang kebal terhadap virus flu biasa atau vaksinasi, tidak terkecuali dapat dengan mudah terjangkit virus baru ini.
Flu jenis ini dirasa lebih berat dibandingkan dengan flu musiman biasanya. Hal ini dikarenakan super flu bermutasi dan dapat menghindari perlindungan dari vaksin.
Pada umumnya, gejala super flu memiliki kesamaan dengan flu biasanya. Meski demikian, super flu memiliki gejala yang lebih berat dan mendadak. Dilansir dari website Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, berikut ciri ciri super flu:
1. Demam lebih tinggi dan mendadak
2. Hidung tersumbat dan pilek
3. Nyeri otot dan sendi lebih parah
4. Batuk dan nyeri tenggorokan
5. Mengalami lemas (prostration)
6. Batuk lebih parah
7. Panas dingin dan menggigil
8. Sakit kepala
9. Jika terjadi pada lansia kerap membutuhkan perawatan di rumah sakit
10. Durasi sakit yang lebih panjang
11. Kondisi berpotensi menyebabkan pneumonia virus, eksaserbasi asma atau Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)
Pada anak anak yang terserang virus super flu ini biasanya ditandai dengan kelelahan luar biasa. Selain itu juga berpeluang terkena resiko komplikasi jika tidak segera ditangani dengan baik.
Meski memiliki gejala atau ciri ciri super flu hampir sama dengan flu biasa, perlu diingat super flu bisa semakin parah. Perlu penanganan intensif lebih lanjut.
Untuk langkah awal, perhatikan hal hal berikut ini sebagai cara mengatasi super flu:
Langkah awal adalah dengan menerapkan KHBS. Sudah atau belum terpapar virus super flu, harus menerapkan kebiasaan hidup sehat. Bagi yang belum terpapar akan sangat membantu.
Mulailah dengan melakukan istirahat dengan cukup, menjaga asupan cairan dan gizi, cuci tangan dengan sabun. Tutup mulut saat batuk serta hindari kontak dekat saat sakit maupun terhadap orang yang sakit.
Melakukan isolasi diri saat gejala mulai muncul. Hindari semaksimal mungkin untuk tidak beraktivitas di keramaian saat demam dan batuk. Beraktivitas dapat dilakukan setelah 24 jam setelah demam hilang tanpa obat penurun panas.
Jika harus berkegiatan dan berinteraksi dengan orang lain, gunakan masker untuk melindungi diri dan mencegah penularan. Dengan menggunakan masker dapat menurunkan resiko tertular dan menularkan.
Mengkonsumsi paracetamol dan ibuprofen salah satu cara sederhana untuk mengatasi gejala super flu. Kedua jenis obat tersebut dapat membantu menurunkan demam dan meredakan nyeri yang timbul.
Sebagai catatan, jangan terlalu banyak mengkonsumsi obat terutama paracetamol. Selain karena obat lain juga terkadang mengandung paracetamol, penggunaan obat berlebih juga bisa dialihkan untuk berobat langsung.
Jika kondisi atau gejala semakin memburuk, segera hubungi dokter. Gejala tersebut seperti demam tinggi yang tidak turun, lalu muncul tanda dehidrasi, nyeri dada berlebih hingga kesulitan dalam bernapas.
Dalam kondisi normal, flu bisa membaik dalam kurun waktu 5 hingga 7 hari. Jika flu tidak membaik dalam waktu tersebut, dapat menjadi pertanda komplikasi, Segera hubungi dokter atau konsultasi ke profesional seperti tenaga medis langsung.
Super flu merupakan kondisi tubuh yang terpapar virus influenza A (H3N2) subclade K, dengan gejala lebih berat dari flu biasa. Mengetahui ciri ciri super flu hingga cara mencegahnya merupakan tindakan awal yang benar.
Artikel ini dibuat oleh Annisaa Syafriani, mahasiswa magang Prima PTKI Kementerian Agama.
Mengenal Istilah Super Flu
Ciri Ciri Super Flu
Cara Mencegah dan Mengatasi Super Flu
1. Kebiasaan Hidup Bersih dan Sehat (KHBS)
2. Tetap di Rumah
3. Gunakan Masker
4. Gunakan Obat Pereda Gejala
5. Konsultasi Jika Keadaan Memburuk
Meski memiliki gejala atau ciri ciri super flu hampir sama dengan flu biasa, perlu diingat super flu bisa semakin parah. Perlu penanganan intensif lebih lanjut.
Untuk langkah awal, perhatikan hal hal berikut ini sebagai cara mengatasi super flu:
Langkah awal adalah dengan menerapkan KHBS. Sudah atau belum terpapar virus super flu, harus menerapkan kebiasaan hidup sehat. Bagi yang belum terpapar akan sangat membantu.
Mulailah dengan melakukan istirahat dengan cukup, menjaga asupan cairan dan gizi, cuci tangan dengan sabun. Tutup mulut saat batuk serta hindari kontak dekat saat sakit maupun terhadap orang yang sakit.
Melakukan isolasi diri saat gejala mulai muncul. Hindari semaksimal mungkin untuk tidak beraktivitas di keramaian saat demam dan batuk. Beraktivitas dapat dilakukan setelah 24 jam setelah demam hilang tanpa obat penurun panas.
Jika harus berkegiatan dan berinteraksi dengan orang lain, gunakan masker untuk melindungi diri dan mencegah penularan. Dengan menggunakan masker dapat menurunkan resiko tertular dan menularkan.
Mengkonsumsi paracetamol dan ibuprofen salah satu cara sederhana untuk mengatasi gejala super flu. Kedua jenis obat tersebut dapat membantu menurunkan demam dan meredakan nyeri yang timbul.
Sebagai catatan, jangan terlalu banyak mengkonsumsi obat terutama paracetamol. Selain karena obat lain juga terkadang mengandung paracetamol, penggunaan obat berlebih juga bisa dialihkan untuk berobat langsung.
Jika kondisi atau gejala semakin memburuk, segera hubungi dokter. Gejala tersebut seperti demam tinggi yang tidak turun, lalu muncul tanda dehidrasi, nyeri dada berlebih hingga kesulitan dalam bernapas.
Dalam kondisi normal, flu bisa membaik dalam kurun waktu 5 hingga 7 hari. Jika flu tidak membaik dalam waktu tersebut, dapat menjadi pertanda komplikasi, Segera hubungi dokter atau konsultasi ke profesional seperti tenaga medis langsung.
Super flu merupakan kondisi tubuh yang terpapar virus influenza A (H3N2) subclade K, dengan gejala lebih berat dari flu biasa. Mengetahui ciri ciri super flu hingga cara mencegahnya merupakan tindakan awal yang benar.
Artikel ini dibuat oleh Annisaa Syafriani, mahasiswa magang Prima PTKI Kementerian Agama.
