Wanita asal Kabupaten Agam, Sumatera Barat bernama Mega Silvia (39) yang telah seminggu tinggal di Polres Lubuklinggau diduga terlantar sudah dijemput oleh Dinas Sosial (Dinsos) Lubuklinggau. Rencananya ia akan diantar pulang ke tanah kelahirannya.
Kasat Samapta Polres Lubuklinggau AKP Subardi mengatakan pihak Piket Pamapta dan Intelkam sudah berkoordinasi dengan Dinsos Lubuklinggau dan organisasi IKM (Ikatan Keluarga Minang) Lubuklinggau untuk membantu Mega.
“Setelah berkoordinasi dengan Dinsos dan saudara-saudara dari IKM, akhirnya yang bersangkutan sudah dijemput pada Selasa (6/1/2026) pukul 17.00 WIB untuk dibawa ke rumah singgah dinas sosial. Rencananya akan dibantu proses kepulangannya ke daerah asalnya yakni Kabupaten Agam dalam waktu dekat,” katanya, Rabu (7/1/2026).
Sementara itu, Bendahara IKM Lubuklinggau Risman mengatakan rencananya Mega akan dipulangkan ke tempat asalnya hari ini.
“Awalnya kita dapat informasi dari sesama pengurus, jadi kita langsung koordinasi ke Dinsos untuk segera membantu yang bersangkutan yang diduga terlantar tersebut,” katanya.
“Alhamdulillah tadi sudah kita dapatkan informasi keluarga beliau dan kita sudah berkoordinasi juga dengan pihak Dinsos Lubuklinggau untuk membantu pemulangan Mega ini ke kediamannya hari ini,” lanjutnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang wanita asal Kabupaten Agam, Sumatera Barat bernama Mega Silvia (39) telah seminggu tinggal di Polres Lubuklinggau.
Diduga Mega merupakan korban bencana banjir di Sumatera Barat dan datang ke Lubuklinggau untuk menemui kerabatnya. Namun ia tidak mengetahui alamat kerabatnya sehingga ia tinggal di Polres Lubuklinggau selama kurang lebih sepekan.
Diduga Mega memiliki gangguan jiwa lantaran sering linglung dan tidak nyambung saat diajak berbicara. Namun karena tidak mengganggu, pihak kepolisian pun mengizinkan Mega singgah di ruang SPKT Polres Lubuklinggau hingga akhirnya pihak Dinsos dan IKM datang untuk membantu memulangkan Mega ke daerah asalnya.







