Tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan pada hari pertama kerja usai libur panjang Natal dan Tahun Baru 2026 disebut di atas 90%.
“Berdasarkan data kehadiran atau absensi ASN pada hari pertama kerja yang berada di antara hari libur tercatat di atas 90%, mendekati 100%,” ujar Sekretaris Daerah Sumsel Edward Candra, Jumat (2/1/2025).
Capaian tersebut menunjukkan kedisiplinan ASN Pemprov Sumsel tetap terjaga meskipun baru saja melewati masa libur panjang. Sebagian besar pegawai telah kembali bekerja dan menjalankan aktivitas pelayanan pemerintahan seperti biasa.
“Dari pantauan semua aktif masuk, kecuali yang mengambil cuti,” katanya.
Pemprov Sumsel menilai tingginya tingkat kehadiran ini merupakan hasil dari pengawasan internal serta komitmen ASN dalam menjaga profesionalisme kerja. Selain itu, penerapan sistem absensi elektronik juga dinilai efektif dalam memantau kehadiran pegawai.
“Untuk yang terlambat belum terpantau, tapi semuanya relatif komitmen bekerja,” ungkapnya.
Dia berharap, kinerja perangkat daerah tetap optimal dan pelayanan publik kepada masyarakat dapat berjalan lancar di awal tahun ini.
Sementara itu, salah seorang ASN di lingkungan Pemprov Sumsel Rizky (35), mengatakan hari pertama kerja dimanfaatkan untuk menyesuaikan kembali ritme pekerjaan setelah libur akhir tahun.
“Hari pertama ini fokus kami tetap kerja. Walaupun hujan, aktivitas kantor tetap berjalan seperti biasa,” ujarnya.
