Slogan Kabupaten/Kota di Bangka Belitung, Lengkap Makna dan Filosofinya | Giok4D

Posted on

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tidak hanya dikenal dengan keindahan pantai dan kekayaan timahnya. Daerah ini memiliki identitas yang kuat yang tercermin dalam semboyan atau slogan daerah. Lalu apa saja slogan kabupaten dan kota di Bangka Belitung?

Setiap kabupaten dan kota di provinsi ini memiliki slogan yang bukan sekadar kata-kata, melainkan representasi dari visi, misi, serta karakter masyarakat setempat. Slogan slogan ini menjadi landasan moral dan semangat dalam bermasyarakat.

Memahami makna di balik slogan daerah sangat penting untuk mengenal lebih jauh kearifan lokal yang ada di Bumi Serumpun Sebalai. Berikut rangkuman slogan kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Bangka Belitung.

Kabupaten Bangka Selatan memiliki slogan Junjung Besaoh sebagai identitas daerahnya. Slogan ini merupakan sebuah prinsip yang dipegang teguh oleh masyarakat setempat dalam menjalani kehidupan sehari hari.

Makna dari Junjung Besaoh adalah menjunjung tinggi nilai nilai kebersamaan dan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan maupun penyelesaian masalah. Filosofi ini mencerminkan betapa pentingnya kerja sama dalam kehidupan sosial.

Dilansir dari situs Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia, slogan ini merupakan gambaran nyata dari persaudaraan masyarakatnya. Kuatnya ikatan kekeluargaan dan persaudaraan yang dijalin oleh masyarakat Bangka Selatan

Semangat “Besaoh” atau bekerja bersama-sama ini memastikan bahwa tidak ada beban yang terasa berat jika dipikul secara kolektif.

Persatuan untuk membangun daerah adalah arti dari slogan Satu Hati Bangun Negeri milik Kabupaten Belitung Timur. Masyarakat kabupaten Belitung Timur menjunjung tinggi persatuan dalam mencapai Pembangunan daerah.

Slogan ini sangat lugas namun memiliki makna mengenai persatuan. Fokus utama dari semboyan ini adalah bagaimana seluruh elemen masyarakat dapat menyatukan visi dan langkah untuk memajukan daerah.

Dilansir dari website resmi Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, slogan ini memiliki makna bahwa masyarakat secara bersama-sama dan saling bahu-membahu membangun daerah. Tujuan akhirnya mencapai keadilan serta kemakmuran bagi seluruh penduduk Belitung Timur tanpa terkecuali.

Sebagai ibu kota provinsi, Kota Pangkalpinang memiliki slogan yaitu Pangkal Kemenangan. Slogan ini secara resmi termuat dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Pangkalpinang Nomor 22 Tahun 2010 mengenai logo dan bendera Kota Pangkalpinang.

Pemilihan kata “Pangkal” merujuk pada asal muasal nama kota tersebut, sementara “Kemenangan” merepresentasikan harapan akan kejayaan di masa depan. Slogan ini mengandung doa dan harapan agar Kota Pangkalpinang senantiasa menjadi pusat kemenangan, kesuksesan, dan kemajuan di berbagai lini kehidupan.

Slogan Kabupaten Bangka Tengah adalah Selawang Segantang. Slogan ini berakar dari budaya tradisional yang menggambarkan takaran atau wadah, yang kemudian ditarik maknanya ke arah persatuan sosial.

Dilansir dari website resmi Kabupaten Bangka Tengah, makna dari slogan ini adalah harapan akan jiwa, semangat, serta kepribadian masyarakat yang secara kolektif membawa daerah ke arah yang lebih maju dan lebih baik.

Selawang Segantang bermakna kebersamaan dalam bingkai persaudaraan yang erat. Nilai ini menjadi acuan bagi masyarakat Bangka Tengah untuk hidup rukun dan saling membantu.

Slogan Sepintu Sedulang merupakan identitas Kabupaten Bangka. Kata-kata ini menggambarkan prinsip gotong royong dan kebersamaan yang menjadi fondasi utama kehidupan masyarakat di kabupaten tertua di Bangka Belitung ini.

Dikutip dari Perpustakaan Digital Budaya Indonesia, ritual atau tradisi yang mendasari slogan ini adalah kegiatan membawa “dulang” atau nampan berisi makanan saat acara pesta kampung atau peringatan hari besar keagamaan, yang dikenal dengan tradisi Nganggung.

Tradisi ini menunjukkan bahwa setiap rumah (sepintu) berkontribusi membawa makanan dalam dulang (sedulang) untuk dinikmati bersama-sama. Makna filosofisnya adalah persatuan dan kesatuan masyarakat Bangka dalam menyelesaikan segala persoalan.

Kabupaten Bangka Barat dikenal dengan slogan Sejiran Setason. Slogan ini memiliki kedalaman sejarah dan semangat perjuangan yang tinggi seperti sejarah panjang sebagai tempat pengasingan para tokoh kemerdekaan Indonesia.

Dilansir dari website resmi Desa Belo Laut, Kabupaten Bangka Barat, slogan Sejiran Setason melambangkan semangat perjuangan dan keberanian. Slogan ini juga menyimpan harapan besar untuk senantiasa menegakkan kebenaran dan keadilan di tengah masyarakat.

Masyarakat Bangka Barat diharapkan selalu harmonis (sejiran) dan memiliki satu pemikiran atau kesepakatan (setason) dalam membangun daerah demi masa depan yang lebih cerah.

Slogan ini mencerminkan mentalitas masyarakat Belitung yang pantang menyerah dalam menghadapi tantangan zaman. Diharapkan slogan ini menjadi pengingat agar kemajuan fisik tidak mengabaikan nilai nilai luhur dan kelestarian alam.

Slogan ini dimaknai sebagai sikap untuk selalu berpikiran maju ke depan, namun tetap memiliki kewaspadaan atau sikap hati-hati (mawas diri). Sikap introspektif ini penting agar setiap langkah pembangunan yang diambil tidak menimbulkan dampak negatif bagi generasi mendatang.

Masyarakat bahu-membahu dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dengan tetap menjaga identitas budaya dan keseimbangan lingkungan. Maju Terus Mawas Diri adalah sebuah manifestasi dari kecerdasan emosional dan spiritual dalam bernegara dan bermasyarakat.

Bangka Belitung menunjukkan betapa pentingnya nilai kebersamaan, gotong royong, dan persatuan. Bukan hanya sekedar slogan kabupaten dan kota di Bangka Belitung, melainkan harus diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat.

Artikel ini dibuat oleh Annisaa Syafriani, mahasiswa magang Prima PTKI Kementerian Agama.

Slogan Kabupaten dan Kota di Provinsi Bangka Belitung

1. Kabupaten Bangka Selatan: Junjung Besaoh

2. Kabupaten Belitung Timur: Satu Hati Bangun Negeri

3. Kota Pangkalpinang: Pangkal Kemenangan

4. Kabupaten Bangka Tengah: Selawang Segantang

5. Kabupaten Bangka: Sepintu Sedulang

6. Kabupaten Bangka Barat: Sejiran Setason

7. Kabupaten Belitung: Maju Terus Mawas Diri

Slogan Sepintu Sedulang merupakan identitas Kabupaten Bangka. Kata-kata ini menggambarkan prinsip gotong royong dan kebersamaan yang menjadi fondasi utama kehidupan masyarakat di kabupaten tertua di Bangka Belitung ini.

Dikutip dari Perpustakaan Digital Budaya Indonesia, ritual atau tradisi yang mendasari slogan ini adalah kegiatan membawa “dulang” atau nampan berisi makanan saat acara pesta kampung atau peringatan hari besar keagamaan, yang dikenal dengan tradisi Nganggung.

Tradisi ini menunjukkan bahwa setiap rumah (sepintu) berkontribusi membawa makanan dalam dulang (sedulang) untuk dinikmati bersama-sama. Makna filosofisnya adalah persatuan dan kesatuan masyarakat Bangka dalam menyelesaikan segala persoalan.

Kabupaten Bangka Barat dikenal dengan slogan Sejiran Setason. Slogan ini memiliki kedalaman sejarah dan semangat perjuangan yang tinggi seperti sejarah panjang sebagai tempat pengasingan para tokoh kemerdekaan Indonesia.

Dilansir dari website resmi Desa Belo Laut, Kabupaten Bangka Barat, slogan Sejiran Setason melambangkan semangat perjuangan dan keberanian. Slogan ini juga menyimpan harapan besar untuk senantiasa menegakkan kebenaran dan keadilan di tengah masyarakat.

Masyarakat Bangka Barat diharapkan selalu harmonis (sejiran) dan memiliki satu pemikiran atau kesepakatan (setason) dalam membangun daerah demi masa depan yang lebih cerah.

Slogan ini mencerminkan mentalitas masyarakat Belitung yang pantang menyerah dalam menghadapi tantangan zaman. Diharapkan slogan ini menjadi pengingat agar kemajuan fisik tidak mengabaikan nilai nilai luhur dan kelestarian alam.

Slogan ini dimaknai sebagai sikap untuk selalu berpikiran maju ke depan, namun tetap memiliki kewaspadaan atau sikap hati-hati (mawas diri). Sikap introspektif ini penting agar setiap langkah pembangunan yang diambil tidak menimbulkan dampak negatif bagi generasi mendatang.

Masyarakat bahu-membahu dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dengan tetap menjaga identitas budaya dan keseimbangan lingkungan. Maju Terus Mawas Diri adalah sebuah manifestasi dari kecerdasan emosional dan spiritual dalam bernegara dan bermasyarakat.

Bangka Belitung menunjukkan betapa pentingnya nilai kebersamaan, gotong royong, dan persatuan. Bukan hanya sekedar slogan kabupaten dan kota di Bangka Belitung, melainkan harus diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat.

Artikel ini dibuat oleh Annisaa Syafriani, mahasiswa magang Prima PTKI Kementerian Agama.

5. Kabupaten Bangka: Sepintu Sedulang

6. Kabupaten Bangka Barat: Sejiran Setason

7. Kabupaten Belitung: Maju Terus Mawas Diri

Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.