Dua siswi SMP menjadi korban pembegalan di ruas jalan penghubung Tanjung Batu-Burai, Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel). Korban ditendang hingga terjatuh dan motor dirampas.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (15/1/2026) sekitar siang hari. Saat kejadian, kedua korban yang merupakan warga Desa Burai tengah berboncengan menggunakan motor matik.
Kepala Desa Burai Erik Asrillah menjelaskan bahwa korban saat itu melaju dari arah Tanjung Batu menuju Burai. Di tengah perjalanan, tepatnya di sekitar Simpang Sentul, korban diduga sudah dibuntuti oleh dua orang pelaku yang juga berboncengan sepeda motor.
“Benar, korban kemungkinan sudah diikuti sejak dari Tanjung Batu. Setibanya di dekat Simpang Sentul, motor korban langsung dipepet,” katanya kepada wartawan, Jumat (16/1/2026).
Erik mengungkapkan pelaku berjumlah dua orang kemudian menendang sepeda motor yang dikendarai korban hingga keduanya terjatuh ke badan jalan. Setelah korban tersungkur, pelaku langsung membawa kabur sepeda motor milik korban.
“Usai beraksi, pelaku melarikan diri ke arah Indralaya. Bahkan, jalur pelarian mereka sempat melewati Desa Burai, yang merupakan tempat tinggal kedua korban,” ungkapnya.
Erik menyebut aksi kabur pelaku sempat terekam kamera CCTV di Desa Burai. Satu pelaku membawa motor korban, satu lagi menggunakan motor mereka sendiri.
“Dari rekaman tersebut, pelaku diketahui melaju ke arah Desa Tanjung Baru, Kecamatan Indralaya Utara. Sementara itu, korban telah diarahkan oleh pihak desa untuk segera melapor ke kepolisian,” jelasnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Ogan Ilir AKP Herman Ansori membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa penanganan kasus pembegalan ini dilakukan oleh Polsek Tanjung Batu.
“Karena lokasi kejadian masuk wilayah hukum Polsek Tanjung Batu, penanganan dilakukan oleh Polsek setempat. Namun Satreskrim Polres Ogan Ilir juga turut membantu proses penyelidikan,” kata Herman.
