Polres Lebong telah memeriksa sejumlah orang yang bertanggung jawab pada dapur MBG di Kabupaten Lebong. Pemeriksaan ini imbas dari adanya 456 siswa dan guru yang keracunan usai menyantap makanan bergizi gratis di Kecamatan Lebong Sakti.
Kasat Reskrim Polres Lebong, AKP Darmawel mengatakan, pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terhadap orang yang bertanggung jawab pada dapur MBG uji coba pertama di Kecamatan Lebong Sakti yang menyebabkan tragedi keracunan massal.
“Kita cari masalahnya apa kesengajaan atau ketidakpatuhan prosedur yang sudah ditetapkan oleh BGN,” kata Darmawel, Jumat (29/8/2025).
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
Darmawel menjelaskan, kepala dapur MBG tersebut dimintai keterangan soal prosedur dan juknis yang telah ditetapkan, karena Badan Gizi Nasional (BGN) sudah mengeluarkan Juknis MBG.
“Pihak yang terkait sudah kita ambil keterangan,” tutup Darmawel.
Berdasarkan informasi, telah lima orang yang dipanggil untuk memberikan keterangan, termasuk ahli gizi yang bertugas mengecek kandungan gizi MBG yang diberikan ke siswa atau pelajar.
Update jumlah korban sampai dengan hari Jumat, 29 Agustus 2025 pukul 12.00 WIB:
– Rawat Inap : 10 orang
– Rawat Jalan : 445 orang
– Rawat Mandiri di Rumah : 9 anak