Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyebut pertumbuhan awan hujan akan mengalami peningkatan hingga beberapa hari ke depan di wilayah Sumatera Selatan. Hujan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi, seperti beberapa hari terakhir.
“Secara masif untuk wilayah Sumsel bagian tengah dan barat, memang cuacanya terjadi peningkatan pertumbuhan awan Cumulonimbus (CB) yang berpeluang turun hujan intensitas sedang-lebat. Tapi, hujannya dalam durasi pendek,” ujar Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang Siswanto, Sabtu (3/1/2025).
Cuaca ekstrem yang terjadi juga berpotensi menimbulkan angin kencang dan sambaran petir maupun kilat. Masyarakat diimbau waspada terhadap kejadian pohon tumbang hingga sambaran.
“Selain hujan, juga akan diwarnai hembusan angin kencang dan sambaran petir maupun kilat,” katanya.
Siswanto menyebut, kondisi cuaca yang secara umum berawan tebal dengan hujan di wilayah Sumsel beberapa hari terakhir, dipicu oleh aktifnya gelombang Equatorial Kelvin. Selain itu adanya pola konvergensi dan belokan angin yang berkontribusi dalam peningkatan pertumbuhan awan konvektif.
“Secara umum, kondisi cuaca signifikan masih akan berpotensi terjadi hujan untuk beberapa hari ke depan, terutama pada sore-malam hari,” ungkapnya.
Untuk wilayah yang berpotensi hujan dalam beberapa hari ke depan, Siswanto mengungkapkan akan terjadi di wilayah OKI, Ogan Ilir, OKU Timur, OKU, OKU Selatan, Muara Enim, Prabumulih, Lahat, Musi Banyuasin dan Musi Rawas Utara.
Dia mengimbau masyarakat di wilayah rawan bencana hidrometeorologi untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Pengguna jalan juga diminta berhati-hati terhadap potensi jalan licin dan pohon tumbang.
Pemda dan instansi terkait diharapkan terus melakukan langkah antisipasi guna meminimalkan dampak yang ditimbulkan akibat kondisi cuaca tersebut.







