Noval (26), pelaku yang menusuk pria lansia di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, bernama Sutrisno (65) belasan kali hingga korban kritis sudah diamankan polisi. Saat diperiksa, diduga pelaku merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau AKP M Kurniawan Azwar mengatakan dari hasil pemeriksaan pelaku diduga memiliki penyakit gangguan jiwa.
“Nggak ada motif jelasnya. Diperkirakan pelaku yang nusuk ini ODGJ karena saat diperiksa diam saja dan pas ditanya sering nggak nyambung, bilangnya dia ini diarahin oleh almarhum orang tuanya. Meskipun begitu, masih kita cek dulu pelaku ini ke psikiater,” katanya, Senin (12/1/2026).
Kurniawan mengungkapkan bahwa pelaku tidak ada hubungan apapun dengan korban.
“Pelaku ini juga nggak pernah kerja di kuda lumping milik korban. Saat diperiksa juga korban nggak kenal sama pelaku ini,” ungkapnya.
Kurniawan mengatakan saat ini pihaknya akan melakukan penyidikan lebih lanjut untuk memastikan apakah pelaku memang mengalami gangguan jiwa atau tidak.
Sementara itu, anak korban bernama Endang mengatakan ayahnya merupakan ketua kesenian kuda lumping tidak kenal serta tidak pernah terlibat masalah apapun dengan pelaku.
“Tidak kenal, teman-teman tempat lain juga bilang kalau pelaku juga bukan pemain kuda lumping. Memang agak lain anak itu, memang mau membunuh,” katanya, Senin.
Endang mengaku tidak mengetahui secara pasti apa motif pelaku melakukan aksi penusukan tersebut kepada ayahnya.
“Pelaku ini bilang kalau ayah saya ini pernah membunuh orang tuanya. Padahal kenal dengan orang tuanya juga tidak. Dia juga ngaku melakukan penusukan itu karena dapat bisikan, tapi saya pikir itu hanya akal-akalan dia saja. Dia ini banyak akal, pura-pura bodoh,” ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, pria lansia di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, bernama Sutrisno (65) ditusuk belasan kali oleh orang tidak dikenal (OTD) di dalam rumahnya. Akibatnya, korban kritis hingga harus di rawat intensif di rumah sakit.
Penyerangan tersebut terjadi di dalam rumah korban Jalan Manggis, RT 05, Kelurahan Megang, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Lubuklinggau, Sumatera Selatan pada Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Diketahui awalnya pelaku mendatangi rumah korban dan cucu korban yang mengira orang tersebut kenalan kakeknya pun membukakan pintu untuknya.
Saat pelaku masuk ke dalam rumah dan bertemu dengan korban, pelaku tiba-tiba langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam jenis pisau.
Melihat aksi tersebut, cucu korban pun langsung meminta pertolongan kepada kerabat dan keluarganya yang berada di TKP sehingga pelaku pun bisa diamankan.
Korban yang kritis akibat serangan tersebut pun langsung dibawa ke Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau untuk mendapatkan perawatan medis. Diketahui korban terkena 13 tusukan senjata tajam akibat serangan tersebut.







