Pemprov Putuskan SMA/SMK se-Sumsel Belajar Daring Besok!

Posted on

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menetapkan seluruh siswa SMA/SMK/SLB di Sumatera Selatan, belajar secara daring pada Senin (1/9/2025). Kebijakan itu menyusul rencana aksi demonstrasi yang bakal digelar di DPRD Sumsel.

Terlebih adanya aksi pembakaran dan perusakan yang dilakukan Minggu (31/9) dini hari. Saat ini pihaknya tengah membuat surat edaran terkait rencana tersebut.

“Iya, belajar di rumah untuk siswa SMA/SMK,” ujar Sekretaris Daerah Sumsel Edward Candra saat dikonfirmasi, Minggu (31/9/2025).

Sekretaris Dinas Pendidikan Sumsel Misral yang dikonfirmasi terkait rencana pembelajaran dari rumah juga membenarkan hal tersebut. Para siswa akan mengikuti proses belajar secara daring.

“Bukan diliburkan tapi pembelajaran jarak jauh atau daring. Kegiatan yang sama juga dilakukan di kabupaten/kota se-Sumsel,” ungkapnya.

Pihaknya masih membahas skema belajar mengajar yang akan dilakukan.

“Nanti informasi resminya akan kita sampaikan,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Pendidikan Kota Palembang resmi mengumumkan bahwa kegiatan pembelajaran tatap muka untuk tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan dialihkan ke rumah mulai besok.

Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Adrianus Amri, pada Minggu (31/8/2025).

Amri mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi keamanan kota. Apalagi dalam beberapa hari ke depan, Palembang akan menjadi lokasi aksi unjuk rasa. Demi menjaga keselamatan siswa, pihak dinas memilih meniadakan sementara aktivitas belajar di sekolah.

“Kami mengambil langkah antisipasi. Keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik menjadi prioritas utama. Karena adanya rencana aksi massa, maka siswa TK, SD, dan SMP di Palembang mulai besok belajar dari rumah,” katanya kepada infoSumbagsel, Minggu (31/8/2025).