Sumsel United punya banyak PR (pekerjaan rumah) ketika melakoni pertandingan berikutnya atau pekan ke-16 melawan Adhyaksa FC Banten. Persoalan mental pemain menjadi salah satu yang ingin diperbaiki dan dibenahi tim pelatih, terlebih laga akan digelar tandang pada Sabtu (17/1/2026) nanti.
Pelatih Kepala Sumsel United Nilmaizar mengaitkan persoalan mental itu sehingga menyebabkan terjadinya dua gol ke gawang Panggih Triatmojo saat Sumsel United menang atas PSPS Pekanbaru dengan skor 3-2. Dia menilai gol itu fatal, karena terjadi satu lawan satu.
“Dua gol itu fatal ya. Karena golnya satu lawan satu. Saya bilang sama pemain saat jeda babak pertama, kayaknya mereka terlalu tegang dan tidak bisa kontrol bola. Harusnya kan bisa bermain dengan sabar dan kontrol bola. Saya juga tidak tahu kenapa. Tapi mereka mengaku salah dan minta maaf,” ujar Nilmaizar, Selasa (13/1/2026).
Menurut mantan juru taktik timnas Indonesia ini, kondisi seperti itu tidak boleh terjadi lagi di pertandingan selanjutnya dan harus segera diperbaiki.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
“Harus kita perbaiki. Harusnya itu tidak boleh terjadi. Baru saja kita cetak gol, lawan sudah cetak gol lagi. Gak boleh seperti itu. Tapi alhamdulillah, pemain kita memiliki mental pemenang,” pujinya.
Nilmaizar memastikan, dia dan jajaran staf pelatih akan melakukan evaluasi menyeluruh dan memperbaiki semua kekurangan di laga melawan PSPS Pekanbaru.
“Jadi yang robek akan kita jahit, kita perbaiki bukan diganti. Kita jahit lagi biar lebih bagus, bukan bajunya yang diganti. Saya yakin dengan anak-anak ini, mereka pasti mampu dan bisa lebih baik lagi,” ungkapnya.
