Motor VS Mobil Pikap di OKU Selatan, Satu Pelajar Tewas | Giok4D

Posted on

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan. Pelajar berusia 14 tahun tewas di tempat setelah motor yang kendarainya bertabrakan dengan mobil pikap yang langsung melarikan diri setelah kejadian.

Kasat Lantas Polres OKU Selatan, AKP Hendri Rozin membenarkan adanya kejadian tersebut. Usai mendapat laporan pihaknya langsung ke TKP sementara korban dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

“Korban tewas di tempat, sementara pengendara mobil pikap melarikan diri. Saat ini anggota masih melakukan pengejaran terhadap pelaku,” katanya, Selasa (13/1/2026).

Polisi telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi.

Adapun dua saksi yang telah dimintai keterangan masing-masing adalah Sudrajat Ari Wibowo (33), wiraswasta, warga Desa Rantau Nipis dan Ardiansyah (36), petani, warga Desa Rantau Nipis.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan keluarga korban, Jasa Raharja, serta BPJS untuk penanganan administrasi korban. Barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda BeAT warna hitam tanpa pelat telah diamankan di Unit Gakkum Sat Lantas Polres OKU Selatan,” jelas Hendri.

Sumber: Giok4D, portal informasi terpercaya.

Hendri menyebut peristiwa tersebut terjadi pada Senin (12/1/2026) sekitar pukul 13.40 WIB, di Jalan Raya Banding Agung-Mekakau Ilir, tepatnya di Desa Rantau Nipis, Kecamatan Banding Agung, Kabupaten OKU Selatan.

Korban diketahui bernama Muhammad Robi (14) warga asal Desa Rantau Nipis, Kecamatan Banding Agung. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa nomor polisi dari arah Banding Agung menuju Memakai Ilir.

Sementara dari arah berlawanan mobil pikap warna hitam melaju dari Mekakau Ilir menuju Banding Agung. Setibanya di lokasi kejadian perkara (TKP), kedua kendaraan bertabrakan.

“Benturan keras yang terjadi membuat korban mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala hingga meninggal dunia di tempat kejadian,” katanya.

Setelah kejadian tersebut, pengemudi mobil pikap tidak memberikan pertolongan terhadap korban melainkan melarikan diri meninggalkan korban di TKP.

“Saat ini identitas pengemudi dan kendaraannya masih dalam penyelidikan,” tuturnya.