Kodam XXI Radin Inten Lampung gelar salat gaib untuk korban bencana longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Data terakhir sebanyak 38 korban termasuk 4 marinir telah teridentifikasi.
Salat gaib berlangsung di Masjid Al Ikhlas Kodam dan ini diikuti oleh seluruh personil Kodam pada Selasa (27/1/2026) sore. Pangdam XXI Radin Inten, Mayjen Kristomei Sianturi berharap seluruh korban yang hingga kini hilang segera ditemukan.
“Hari ini kami melaksanakan salat gaib, kami juga mengirimkan doa untuk saudara-saudara kita, teman-teman kami yang gugur mendahului kami dalam bencana alam yang terjadi di Cisarua,” katanya.
Kristomei menjelaskan hingga kini dari 23 anggota Marinir yang tertimbun longsor baru ditemukan 4 prajurit dalam keadaan meninggal dunia.
“Informasi yang sudah kita dapatkan empat orang yang ditemukan dalam keadaan meninggal, dan kita mengirimkan doa kepada mereka semua, semoga diterima di sisi Allah SWT, mendapatkan tempat terbaik, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tuturnya.
Dalam kesempatan ini, Pangdam menyampaikan rencana untuk memberikan bantuan kepada prajurit yang gugur.
“Ya, nanti kami akan berkoordinasi dengan Komandan Marinir yang ada di sini, sehingga apa yang bisa kita bantu akan segera kita bantu. Kemudian kepada keluarga-keluarga yang ditinggalkan oleh para prajurit, mereka dalam hal ini gugur syahid, mati meninggal dunia dalam rangka menjalankan tugas negara,” tandasnya.






