Teka-teki keberadaan nenek 80 tahun bernama Christina yang dilaporkan hilang usai menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) akhirnya terungkap. Ternyata korban ditemukan dalam keadaan tewas.
Jasad korban ditemukan di kawasan kebun sawit wilayah Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Selasa (27/1/2026) siang.
Pantau infoSumbagsel di lokasi penemuan jasad tersebut korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk dan sudah terlihat tulangnya.
Jasad tersebut dibuang oleh pelaku YG, polisi sempat kesulitan mencari keberadaan jenazah korban karena pelaku tidak mengingat lokasinya. Jasad tersebut ditemukan diperkebunan sawit, kurang lebih berjarak 400 meter dari jalan Tanjung Api-api.
Saat ini pihak kepolisian masih menunggu tim Inafis guna mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, serta di sekitar lokasi penemuan sudah dipasang garis polisi. Saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mukmin Wijaya membenarkan bahwa jenazah korban Christina ditemukan oleh pihak kepolisian setelah beberapa hari pencarian.
“Iya alhamdulillah sudah ada titik terang (ditemukan). Kemarin sudah dilakukan pencarian terhadap jenazah. Nanti akan dirilis oleh Ditreskrimum,” katanya, Selasa.
Diberitakan sebelumnya, Tim Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel berhasil menangkap 3 orang pelaku, yang diduga terlibat dalam aksi pencurian dengan kekerasan terhadap korban Christina (80). Pelaku utama berhasil diamankan polisi di wilayah Jawa Timur.
Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.
Adapun tiga pelaku yang diamankan yakni JI (45) di Kabupaten Banyuasin, kemudian dikembangkan dan berhasil mengamankan pelaku berinisial S (56) di wilayah Palembang. Kemudian pelaku utama YG (60).
Pelaku YG sempat berpindah-pindah tempat saat akan dilakukan penangkapan, mulai dari Jakarta, Lampung hingga akhirnya berhasil ditangkap di wilayah Tulung Agung, Jawa Timur.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mukmin Wijaya mengatakan setelah melakukan penyelidikan intensif, pihak kepolisian menemukan adanya dugaan tindak pidana dalam hilangnya korban.
Kecurigaan muncul setelah pihak keluarga mendapatkan rekaman CCTV dan keterangan saksi, mengenai adanya pria tak dikenal yang membawa keluar mobil korban dari rumahnya.
“Berdasarkan hasil penyelidikan dan bukti-bukti di lapangan, tim Jatanras Polda Sumsel bergerak cepat melakukan pengejaran. Kami telah mengamankan tiga orang tersangka yang memiliki peran berbeda dalam kasus ini,” katanya Sabtu (24/1/2026).
