Kondisi Jalan Palembang-Tanjung Api-Api (TAA) kian memprihatinkan. Di sepanjang ruas jalan tersebut, terlihat rusak parah dan hal ini menjadi keluhan pengendara dan warga.
Pantauan infoSumbagsel di lapangan, kerusakan jalan dan lubang-lubang besar yang tersebar di belasan titik. Kerusakan paling parah terlihat di kawasan Jalan Gasing, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Terlihat juga lubang menganga di badan jalan tidak hanya menghambat arus lalu lintas namun juga membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor. Pada beberapa titik, lubang terlihat cukup dalam dan lebar, bahkan kerap tergenang air saat hujan turun sehingga sulit dikenali oleh pengendara.
Akibat kondisi tersebut, tak sedikit pengendara motor yang terjatuh karena roda kendaraan terperosok ke dalam lubang. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat, terutama bagi mereka yang setiap hari melintasi jalur tersebut untuk bekerja maupun beraktivitas menuju pelabuhan.
Edo, salah seorang pengendara motor, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan di kawasan Gasing sudah berlangsung cukup lama. Menurutnya, kondisi ini telah terjadi sekitar tiga bulan terakhir tanpa adanya perbaikan yang berarti.
“Lubangnya besar-besar dan jumlahnya banyak. Kalau malam hari atau saat hujan, sangat berbahaya karena tidak kelihatan. Sudah sering ada motor jatuh,” katanya kepada infoSumbagsel, Senin (5/1/2026).
Edo mengungkapkan kerusakan jalan ini karena kendaraan besar dengan overload yang banyak melintas di sini.
“Saya berharap pemerintah segera turun tangan melakukan perbaikan, mengingat jalan tersebut merupakan jalur vital yang ramai dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat,” ungkapnya.
Keluhan serupa juga disampaikan Nova, warga yang kerap melintasi Jalan Tanjung Api-Api. Ia menilai kerusakan jalan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi menimbulkan kecelakaan yang lebih fatal.
“Kami khawatir kalau tidak segera diperbaiki, bisa menimbulkan korban jiwa. Jalan ini akses penting, apalagi menuju pelabuhan,” ujarnya.
Warga berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera melakukan penanganan serius, baik dengan penambalan sementara maupun perbaikan permanen. Selain membahayakan keselamatan, kondisi jalan yang rusak parah juga dinilai mengganggu kelancaran distribusi barang dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Banyuasin Erwin Ibrahim mengatakan akan melakukan pengecekan di jalan yang dikeluhkan tersebut.
“Nanti akan kita cek apakah jalan kabupaten, provinsi atau nasional, dan segera diupayakan (solusi) perbaiki jalan itu,” katanya.
