Skip to content
    Homepage/Artikel/Info GTK 2026, Definisi hingga Panduan Lengkap Cek Data Guru

    Info GTK 2026, Definisi hingga Panduan Lengkap Cek Data Guru

    By adminPosted on 20/01/2026

    Keberadaan sistem informasi yang terintegrasi menjadi hal penting bagi Guru dan Tenaga Pendidikan (GTK) di Indonesia. Salah satu platform utama yang menjadi acuan adalah Info GTK 2026.

    Memasuki tahun 2026, pemahaman mengenai platform ini tetap menjadi prioritas bagi GTK. Dilansir dari laman kemendikdasmen, upaya ini dilakukan untuk memastikan administratif dan tunjangan tersalurkan dengan tepat.

    Baca Juga
    “Mengulik tentang Pepadun dan Saibatin, Masyarakat Adat di Provinsi Lampung”

    Lalu apa saja definisi, fungsi hingga cara login Info GTK 2026? Berikut ini ulasan lengkap dan cara login Info GTK. Simak artikel berikut ini.

    Info GTK merupakan sebuah portal informasi elektronik yang disediakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek). Portal ini berfungsi sebagai sarana validasi data bagi guru dan tenaga kependidikan.

    Data yang ditampilkan pada portal ini bersumber langsung dari aplikasi Dapodik (Data Pokok Pendidikan) yang dikelola oleh operator sekolah masing-masing.

    Fungsi utama dari Info GTK adalah untuk membantu guru memantau hasil verifikasi dan validasi data yang telah diinput ke dalam Dapodik. Hal ini sangat penting karena data di Info GTK menjadi dasar dalam penerbitan Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) bagi guru yang sudah bersertifikasi.

    Selain itu, portal ini juga berfungsi sebagai transparansi data. Tujuannya agar setiap guru dapat mengetahui jika terdapat kesalahan input data yang dapat menghambat karir atau hak finansial.

    Untuk mengakses informasi di portal ini, pengguna harus memiliki akun yang telah terverifikasi. Berikut adalah Langkah langkah untuk masuk ke sistem Info GTK:

    1. Buka laman resmi melalui tautan . Link kerapkali error, hal ini dikarenakan server sedang padat.

    2. Gunakan metode login yang tersedia, biasanya menggunakan akun SSO (Single Sign On) Dapodik.

    3. Masukkan alamat email dan kata sandi yang sudah didaftarkan pada aplikasi Dapodik sekolah.

    4. Ketikkan kode keamanan atau captcha yang muncul pada layar dengan benar.

    5. Klik tombol “Login” atau “Masuk”.

    Pastikan koneksi internet stabil saat melakukan proses login agar tidak terjadi kesalahan pemuatan data. Jika terjadi kendala pada kata sandi, koordinasi dengan operator sekolah diperlukan untuk melakukan reset atau sinkronisasi ulang data akun.

    Setelah berhasil masuk ke dalam dasbor utama, pengguna akan disuguhkan berbagai informasi mendetail mengenai status kepegawaian. Penting untuk memeriksa setiap bagian secara teliti untuk memastikan sinkronisasi data sudah berjalan dengan benar.

    Status tunjangan merupakan bagian yang paling sering dipantau oleh para guru. Di laman ini, terdapat kolom status validasi pembayaran tunjangan profesi.

    – Pilih menu Tunjangan atau SKTP

    – Periksa bagian “Status Validasi Tunjangan Profesi”. Jika tertulis “Valid”, maka data sudah siap untuk proses penerbitan SKTP.

    – Perhatikan kode validasi yang muncul (Kode 13, 16, atau lainnya).

    – Jika sudah valid, klik tombol cetak untuk mengunduh SKTP.

    – Jika status tertulis “Tidak Valid”, pengguna harus melihat rincian di bawahnya untuk mengetahui poin mana yang menyebabkan ketidakvalidan tersebut. Misalnya kekurangan jam mengajar atau data NUPTK yang belum terbaca.

    Dilansir dari laman resmi Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbud Ristek, penerbitan SKTP dilakukan secara bertahap setiap semester setelah data dinyatakan valid oleh sistem.

    Data pribadi mencakup Nama, Tempat Tanggal Lahir, NIK, dan NUPTK. Kesalahan satu digit saja pada NIK dapat menyebabkan kegagalan validasi sistem dengan data kependudukan (Dukcapil).

    – Lihat pada bagian profil atau data identitas.

    – Pastikan status kepegawaian (PNS, PPPK, atau Guru Honorer) sudah sesuai dengan SK terbaru.

    – Cek masa kerja dan golongan ruang. Data ini sangat memengaruhi besaran tunjangan yang akan diterima.

    Beban kerja guru dihitung berdasarkan jumlah jam mengajar per minggu yang diinput di Dapodik. Sesuai regulasi, guru bersertifikasi wajib memenuhi minimal 24 jam tatap muka per minggu.

    Dikutip dari Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) mengenai petunjuk teknis penyaluran tunjangan profesi, linieritas ijazah dan sertifikat pendidik menjadi penentu utama apakah jam mengajar tersebut diakui oleh sistem atau tidak.

    – Gulir layar ke bawah menuju bagian “Beban Mengajar/Kerja”.

    – Periksa daftar mata pelajaran yang diampu di kelas masing masing.

    – Pastikan jumlah total jam sudah mencapai syarat minimal. Jika terdapat perbedaan antara jadwal di sekolah dengan yang tertera di Info GTK, segera minta operator sekolah untuk melakukan perbaikan pada rombongan belajar (rombel) di Dapodik.

    Bagi guru yang sudah memiliki Sertifikat Pendidik (Serdik), informasi mengenai nomor sertifikat dan bidang studi sertifikasi akan tertera di portal ini.

    – Periksa bagian “Data Sertifikasi”.

    – Pastikan Nomor Registrasi Guru (NRG) sudah tercantum dan statusnya aktif.

    – Jika NRG belum muncul padahal sudah lulus sertifikasi, hal ini biasanya memerlukan waktu sinkronisasi antara pangkalan data Dikti dengan Dapodik.

    Seluruh informasi yang tampil di Info GTK 2026 merupakan hasil dari apa yang diinput oleh operator sekolah di aplikasi Dapodik. Oleh karena itu, Kerjasama dan komunikasi guru dan operator sekolah sangat dibutuhkan.

    Guru disarankan untuk mengecek portal ini secara berkala. Guru dapat melakukan pemeriksaan minimal satu kali dalam sebulan atau sesaat setelah periode sinkronisasi dilakukan.

    Apabila ditemukan ketidaksesuaian data, langkah yang harus diambil bukanlah melakukan komplain langsung ke pusat. Melainkan melakukan perbaikan data di Tingkat sekolah terlebih dahulu.

    Setelah data diperbaiki di Dapodik dan dilakukan sinkronisasi, sistem Info GTK biasanya akan memerlukan waktu. Biasanya diproses selama sehari setelahnya hingga maksimal 7 hari kerja untuk memperbarui tampilan informasi di halaman tersebut.

    Demikianlah ulasan terkait Informasi GTK 2026, mulai dari definisi hingga cara login. Pastikan untuk selalu memantau Info GTK. Semoga bermanfaat!

    Artikel ini dibuat oleh Annisaa Syafriani, mahasiswa magang Prima PTKI Kementerian Agama

    Definisi dan Fungsi GTK

    Cara Login Info GTK 2026

    Cara Cek Data di Info GTK

    1. Cara Cek Status Tunjangan dan SKTP

    2. Cara Cek Data Pribadi dan Kepegawaian

    3. Cara Cek Beban Kerja dan Jam Mengajar

    4. Cara Cek Data Sertifikasi

    Data pribadi mencakup Nama, Tempat Tanggal Lahir, NIK, dan NUPTK. Kesalahan satu digit saja pada NIK dapat menyebabkan kegagalan validasi sistem dengan data kependudukan (Dukcapil).

    – Lihat pada bagian profil atau data identitas.

    – Pastikan status kepegawaian (PNS, PPPK, atau Guru Honorer) sudah sesuai dengan SK terbaru.

    – Cek masa kerja dan golongan ruang. Data ini sangat memengaruhi besaran tunjangan yang akan diterima.

    Beban kerja guru dihitung berdasarkan jumlah jam mengajar per minggu yang diinput di Dapodik. Sesuai regulasi, guru bersertifikasi wajib memenuhi minimal 24 jam tatap muka per minggu.

    Dikutip dari Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) mengenai petunjuk teknis penyaluran tunjangan profesi, linieritas ijazah dan sertifikat pendidik menjadi penentu utama apakah jam mengajar tersebut diakui oleh sistem atau tidak.

    – Gulir layar ke bawah menuju bagian “Beban Mengajar/Kerja”.

    – Periksa daftar mata pelajaran yang diampu di kelas masing masing.

    – Pastikan jumlah total jam sudah mencapai syarat minimal. Jika terdapat perbedaan antara jadwal di sekolah dengan yang tertera di Info GTK, segera minta operator sekolah untuk melakukan perbaikan pada rombongan belajar (rombel) di Dapodik.

    Bagi guru yang sudah memiliki Sertifikat Pendidik (Serdik), informasi mengenai nomor sertifikat dan bidang studi sertifikasi akan tertera di portal ini.

    – Periksa bagian “Data Sertifikasi”.

    – Pastikan Nomor Registrasi Guru (NRG) sudah tercantum dan statusnya aktif.

    – Jika NRG belum muncul padahal sudah lulus sertifikasi, hal ini biasanya memerlukan waktu sinkronisasi antara pangkalan data Dikti dengan Dapodik.

    Seluruh informasi yang tampil di Info GTK 2026 merupakan hasil dari apa yang diinput oleh operator sekolah di aplikasi Dapodik. Oleh karena itu, Kerjasama dan komunikasi guru dan operator sekolah sangat dibutuhkan.

    Guru disarankan untuk mengecek portal ini secara berkala. Guru dapat melakukan pemeriksaan minimal satu kali dalam sebulan atau sesaat setelah periode sinkronisasi dilakukan.

    Apabila ditemukan ketidaksesuaian data, langkah yang harus diambil bukanlah melakukan komplain langsung ke pusat. Melainkan melakukan perbaikan data di Tingkat sekolah terlebih dahulu.

    Setelah data diperbaiki di Dapodik dan dilakukan sinkronisasi, sistem Info GTK biasanya akan memerlukan waktu. Biasanya diproses selama sehari setelahnya hingga maksimal 7 hari kerja untuk memperbarui tampilan informasi di halaman tersebut.

    Demikianlah ulasan terkait Informasi GTK 2026, mulai dari definisi hingga cara login. Pastikan untuk selalu memantau Info GTK. Semoga bermanfaat!

    Artikel ini dibuat oleh Annisaa Syafriani, mahasiswa magang Prima PTKI Kementerian Agama

    2. Cara Cek Data Pribadi dan Kepegawaian

    3. Cara Cek Beban Kerja dan Jam Mengajar

    4. Cara Cek Data Sertifikasi

    Share this:

    Related posts:

    • Pembunuh Pria Muba yang Jasadnya Dibuang di Tandon Air Ditangkap

    • Perbedaan Pindang Meranjat, Pegagan, dan Musi Rawas, Mana Favoritmu?

    • Apa itu Strategi Menabung 50-30-20? Berikut Tips dan Manfaatnya

    Baca Juga
    “Mengenal Suku Anak Dalam Jambi yang Dikenal Manusia Rimba”
    Posted in ArtikelTagged 1. Cara Cek Status Tunjangan dan SKTP, 2. Cara Cek Data Pribadi dan Kepegawaian, 3. Cara Cek Beban Kerja dan Jam Mengajar, 4. Cara Cek Data Sertifikasi, Cara Cek Data di Info GTK, Cara Login Info GTK 2026, Definisi dan Fungsi GTK

    Post navigation

    Previous post Apa itu Strategi Menabung 50-30-20? Berikut Tips dan Manfaatnya
    Next post Perbedaan Pindang Meranjat, Pegagan, dan Musi Rawas, Mana Favoritmu?
    Non AMP Version
    Info Jambi - All Rights Reserved
    • Home
    • Kategori
      • Berita
      • Berita Lokal
      • Berita Kriminal
      • Kesehatan
      • Pendidikan
      • Film
      • Bisnis
      • Berita Politik
      • Pertanian
    Exit mobile version
    [giok_links]