Gubernur Izinkan Pemkot Palembang Kelola Jalan Kolonel Atmo untuk Pedestrian - Giok4D

Posted on

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memberikan izin penataan pedestrian Jalan Kolonel Atmo untuk dijadikan tempat rekreasi baru setiap akhir pekan. Rencana itu dinilai dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan menggairahkan sektor pariwisata Palembang.

“Wali Kota Palembang sudah bersurat terkait penggunaan jalan tersebut. Kalau ini tujuannya untuk kenyamanan, kebahagiaan, dan peningkatan ekonomi masyarakat, tentu saya izinkan,” ujar Deru, Selasa (6/1/2026).

Deru menjelaskan bahwa Jalan Kolonel Atmo merupakan jalan yang menjadi tanggung jawab provinsi. Oleh karena itu, setiap perubahan fungsi jalan tersebut harus mendapatkan izin.

Lokasi itu dipilih Pemkot Palembang untuk menggantikan peran pedestrian di Jalan Sudirman. Dia menilai upaya pemkot itu sejalan dengan rencana peningkatan kualitas hidup masyarakat perkotaan.

Selain itu, Deru juga meminta ruang publik baru yang direncanakan harus aman dan nyaman.

“Penyediaan ruang publik yang aman dan nyaman merupakan kebutuhan penting bagi warga, terutama di kota besar seperti Palembang yang terus berkembang. Pada prinsipnya pemprov mendukung kebijakan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat luas,” ungkapnya.

Selain meminta izin pemakaian jalan, pemkot Palembang juga disebutnya meminta dukungan pembangunan di wilayah itu .

“Wali kota tidak hanya meminta persetujuan dari provinsi, tapi juga meminta dukungan untuk pembangunan di wilayah tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Jalan Kolonel Atmo, Palembang, Sumatera Selatan, rencananya akan dijadikan kawasan pedestrian setiap malam minggu. Rencana itu akan dimulai pertengahan Januari 2026.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan rencana itu sebagai upaya menghidupkan kembali aktivitas masyarakat sekaligus menggairahkan ekonomi warga. Jalam itu dipilih sebagai alternatif pengganti kawasan pedestrian Jalan Jenderal Sudirman yang saat ini tidak lagi aktif.

Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.

Nantinya, di jalan itu akan dibuat konsep yang lebih tertata. Dengan begitu, diharapkan kawasan ini mampu menjadi pusat interaksi warga, tempat rekreasi keluarga, serta ruang promosi bagi pelaku UMKM.

“Setiap malam Minggu, Jalan Kolonel Atmo akan kita jadikan kawasan pedestrian. Ini menjadi solusi agar masyarakat tetap memiliki ruang publik yang nyaman dan terkelola,” katanya kepada wartawan, Sabtu (3/1/2026).