Daftar 10 Vitamin Daya Tahan Tubuh untuk Hadapi Musim Hujan | Giok4D

Posted on

Memasuki musim hujan dampak negatif yang seringkali terjadi adalah menurunnya imun tubuh seseorang. Jika daya tahan tubuh melemah, biasanya akan mudah terjangkit penyakit seperti flu, batuk hingga demam. Salah satu solusi utama untuk menanggulangi hal ini yaitu dengan rutin mengkonsumsi vitamin.

Melansir dari laman Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, vitamin dan mineral memiliki peranan penting dalam menunjang sistem kekebalan tubuh. Tugasnya adalah untuk membantu tubuh untuk berfungsi dengan normal dan menjaganya dari berbagai macam virus dan penyakit.

Jika infoers saat ini sedang tidak enak badan dan merasa imun dan daya tahan tubuh menurun, bisa membaca artikel kali ini yang membahas mengenai 10 macam vitamin yang bisa membantu melawan virus dan penyakit. Yuk simak!

Vitamin dan mineral disebut juga sebagai mikronutrisi atau zat gizi mikro yang diperlukan oleh tubuh untuk memperbaiki fungsi tubuh yang telah menurun akibat cuaca yang tidak menentu. Tapi, vitamin apa saja yang diperlukan oleh tubuh, berikut penjelasannya:

Vitamin C merupakan asam askorbat yang larut dalam air dan mudah rusak. Vitamin jenis ini sejak lama terkenal dengan antioksidannya yang mampu menangkal radikal bebas dan membantu memperbaiki fungsi tubuh yang menurun.

Manfaat lain yang bisa ditemui dari vitamin C adalah untuk menjaga kesehatan pembuluh darah, tulang, membantu penyembuhan luka, meningkatkan produksi kolagen serta memelihara jaringan tubuh manusia.

Jumlah vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh orang dewasa itu kira-kira 74 hingga 90 miligram, sedangkan anak-anak hanya butuh 40 miligram per-hari. Nah, infoers bisa menemukan vitamin C di beberapa buah seperti jeruk, tomat, jambu, kiwi, pepaya dan stroberi.

Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.

Omega-3 adalah lemak esensial tak jenuh ganda yang vital bagi tubuh, terdiri dari ALA, EPA, dan DHA, yang harus diperoleh dari makanan seperti ikan berlemak, biji-bijian, dan kacang-kacangan, karena tubuh tidak memproduksinya sendiri; manfaatnya meliputi kesehatan jantung, otak, mata, dan mengurangi peradangan, namun perlu diimbangi dengan dosis yang tepat, terutama bagi penderita kondisi medis tertentu seperti gangguan pembekuan darah atau diabetes.

Vitamin D adalah vitamin yang mudah larut dalam lemak, pada umumnya dapat disintesiskan dalam tubuh dengan bantuan sinar ultraviolet. Vitamin D memiliki potensi untuk membantu menjaga sistem kekebalan tubuh dan menjadi perisai yang bisa melindungi tubuh dari berbagai penyakit dan virus.

Dosis vitamin D yang dianjurkan bagi orang dewasa dan anak-anak sekitar 15 mikrogram. Untuk mendapatkannya, infoers hanya perlu berjemur di bawah sinar matahari pagi atau dari beberapa makanan seperti minyak hati ikan, ikan salmon, kuning telur, daging merah dan hati ayam.

Kolekalsiferol atau yang dikenal sebagai vitamin D3 merupakan vitamin yang dapat membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfor dan berfungsi untuk menjaga kesehatan dan kepadatan tulang. Kolekalsiferol merupakan salah satu jenis vitamin yang larut dalam lemak.

Untuk mendapatkan vitamin D3, infoers bisa memperolehnya dari banyak jalan, di antaranya:

Vitamin E juga memiliki ciri yang sama dengan Vitamin D yaitu mudah larut dalam lemak. Biasanya vitamin E disimpan dalam hati dan juga jaringan lemak. Fungsinya adalah sebagai antioksidan yang membantu sel-sel tubuh untuk meningkatkan imun dan menangkal radikal bebas.

Bagi orang dewasa cukup 15 mikrogram saja per-hari, sedangkan untuk anak-anak dianjurkan hanya 7 hingga 8 mikrogram per hari. Nah, infoers bisa menemukan vitamin jenis ini pada kacang-kacangan, biji-bijian, minyak zaitun, bayam serta alpukat.

Vitamin B1 atau tiamin merupakan vitamin yang mampu larut di dalam air, fungsinya di dalam tubuh adalah untuk mengubah karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh menjadi sumber energi yang bisa menjaga kesehatan sistem saraf, otot, jantung dan menjaga kekebalan tubuh.

Biasanya Vitamin B 1 ini dapat ditemukan dari makanan seperti biji-bijian, daging, ikan dan kacang-kacangan.

Vitamin B2 atau riboflavin merupakan vitamin yang dapat mengubah makanan menjadi energi, fungsi utamanya adalah untuk menjaga kesehatan mata, kulit, saraf dan membantu pembentukan sel darah merah.

Untuk orang wanita dewasa dianjurkan untuk mengonsumsinya sebanyak 1.1 miligram dan untuk pria 1.3 miligram per-hari. Kalian bisa menemukannya di makanan-makanan seperti susu, daging, telur dan sayuran yang memiliki kandungan klorofil yang tinggi.

Zinc merupakan salah satu mineral yang sangat dibutuhkan dalam peningkatan daya tahan tubuh. Zinc membantu untuk menjaga sistem kekebalan tubuh dan memancing sel kekebalan bawaan dan adaptif. Selain itu, Zinc juga berperan untuk mengurangi peradangan, mengobati penyakit infertilitas, menyembuhkan luka dan menunjang perkembangan anak-anak.

Orang dewasa cukup mengonsumsi 8 hingga 11 miligram per hari, sedangkan anak-anak usia 1- 3 tahun cukup 3 miligram, usia 4-9 tahun 5 miligram dan untuk usia 10-12 tahun hanya 8 miligram. Jika infoers mengonsumsinya berlebihan, dapat menyebabkan efek samping yang kurang baik untuk tubuh. Konsumsi lebih dari 50 miligram per hari dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping seperti pusing, mual, serta sakit kepala.

Kebutuhan zinc bisa ditemui di beberapa makanan seperti tiram, kerang,kepiting, daging sapi, ayam hingga kacang-kacangan.

Magnesium adalah mineral penting untuk fungsi tubuh, terlibat dalam lebih dari 300 reaksi biokimia, termasuk metabolisme energi, fungsi otot dan saraf, mengatur tekanan darah, serta kesehatan tulang dan jantung. Jangan sampai kekurangan dapat menyebabkan kram otot dan kelelahan, sementara kelebihannya jarang dari makanan tetapi bisa dari suplemen dosis tinggi menyebabkan diare.

Untuk merasakan dampaknya, infoers bisa menemukan vitamin jenis ini di berbagai makanan seperti sayuran yang memiliki kandungan klorofil yang tinggi, kacang-kacangan, biji-bijian dan juga bisa juga dari suplemen kesehatan.

Multivitamin adalah suplemen yang menggabungkan beberapa vitamin dan mineral untuk melengkapi nutrisi harian, membantu meningkatkan daya tahan tubuh, energi, dan mengatasi kekurangan nutrisi saat makanan tidak cukup, namun konsumsi berlebih bisa berbahaya dan sebaiknya konsultasikan ke dokter sebelum mengonsumsi.

Jenis vitamin ini sangat disarankan untuk kamu yang tidak memiliki banyak waktu atau sibuk. ini bisa menjadi solusi. Namun, tetap perhatikan juga saran konsumsi yang tertera di kemasan atau langsung mengkonsultasikannya dengan dokter.

Mengutip dari Kementerian Kesehatan, selain vitamin ada beberapa faktor lain yang bisa membantu infoers untuk meningkatkan imun tubuh, di antaranya:

Demikianlah penjelasan yang bisa infoSumbagsel rangkum terkait 10 rekomendasi vitamin yang dapat membantu menjaga daya tahan tubuh kamu. Semoga bermanfaat!

Artikel ini ditulis oleh Rhessya Putri Wulandari Tri Maris Mahasiswa Magang Prima PTKI kementerian Agama.

Rekomendasi 10 Vitamin yang Tingkatkan Imun Tubuh

1. Vitamin C

2. Omega 3

3. Vitamin D

4. Vitamin D 3

5. Vitamin E

6. Vitamin B 1

7. Vitamin B 2

8. Zinc

9. Magnesium

10. Multivitamin

Kebiasaan yang Bisa dilakukan untuk meningkatkan Imun Tubuh

Vitamin B1 atau tiamin merupakan vitamin yang mampu larut di dalam air, fungsinya di dalam tubuh adalah untuk mengubah karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh menjadi sumber energi yang bisa menjaga kesehatan sistem saraf, otot, jantung dan menjaga kekebalan tubuh.

Biasanya Vitamin B 1 ini dapat ditemukan dari makanan seperti biji-bijian, daging, ikan dan kacang-kacangan.

Vitamin B2 atau riboflavin merupakan vitamin yang dapat mengubah makanan menjadi energi, fungsi utamanya adalah untuk menjaga kesehatan mata, kulit, saraf dan membantu pembentukan sel darah merah.

Untuk orang wanita dewasa dianjurkan untuk mengonsumsinya sebanyak 1.1 miligram dan untuk pria 1.3 miligram per-hari. Kalian bisa menemukannya di makanan-makanan seperti susu, daging, telur dan sayuran yang memiliki kandungan klorofil yang tinggi.

Zinc merupakan salah satu mineral yang sangat dibutuhkan dalam peningkatan daya tahan tubuh. Zinc membantu untuk menjaga sistem kekebalan tubuh dan memancing sel kekebalan bawaan dan adaptif. Selain itu, Zinc juga berperan untuk mengurangi peradangan, mengobati penyakit infertilitas, menyembuhkan luka dan menunjang perkembangan anak-anak.

Orang dewasa cukup mengonsumsi 8 hingga 11 miligram per hari, sedangkan anak-anak usia 1- 3 tahun cukup 3 miligram, usia 4-9 tahun 5 miligram dan untuk usia 10-12 tahun hanya 8 miligram. Jika infoers mengonsumsinya berlebihan, dapat menyebabkan efek samping yang kurang baik untuk tubuh. Konsumsi lebih dari 50 miligram per hari dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping seperti pusing, mual, serta sakit kepala.

Kebutuhan zinc bisa ditemui di beberapa makanan seperti tiram, kerang,kepiting, daging sapi, ayam hingga kacang-kacangan.

Magnesium adalah mineral penting untuk fungsi tubuh, terlibat dalam lebih dari 300 reaksi biokimia, termasuk metabolisme energi, fungsi otot dan saraf, mengatur tekanan darah, serta kesehatan tulang dan jantung. Jangan sampai kekurangan dapat menyebabkan kram otot dan kelelahan, sementara kelebihannya jarang dari makanan tetapi bisa dari suplemen dosis tinggi menyebabkan diare.

Untuk merasakan dampaknya, infoers bisa menemukan vitamin jenis ini di berbagai makanan seperti sayuran yang memiliki kandungan klorofil yang tinggi, kacang-kacangan, biji-bijian dan juga bisa juga dari suplemen kesehatan.

Multivitamin adalah suplemen yang menggabungkan beberapa vitamin dan mineral untuk melengkapi nutrisi harian, membantu meningkatkan daya tahan tubuh, energi, dan mengatasi kekurangan nutrisi saat makanan tidak cukup, namun konsumsi berlebih bisa berbahaya dan sebaiknya konsultasikan ke dokter sebelum mengonsumsi.

Jenis vitamin ini sangat disarankan untuk kamu yang tidak memiliki banyak waktu atau sibuk. ini bisa menjadi solusi. Namun, tetap perhatikan juga saran konsumsi yang tertera di kemasan atau langsung mengkonsultasikannya dengan dokter.

Mengutip dari Kementerian Kesehatan, selain vitamin ada beberapa faktor lain yang bisa membantu infoers untuk meningkatkan imun tubuh, di antaranya:

Demikianlah penjelasan yang bisa infoSumbagsel rangkum terkait 10 rekomendasi vitamin yang dapat membantu menjaga daya tahan tubuh kamu. Semoga bermanfaat!

Artikel ini ditulis oleh Rhessya Putri Wulandari Tri Maris Mahasiswa Magang Prima PTKI kementerian Agama.

6. Vitamin B 1

7. Vitamin B 2

8. Zinc

9. Magnesium

10. Multivitamin

Kebiasaan yang Bisa dilakukan untuk meningkatkan Imun Tubuh