Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan, menjalankan program layanan fogging gratis sebagai upaya menekan kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayah tersebut. Saat ini demam berdarah di Palembang sudah 48 kasus, Dinkes terus meminta masyarakat waspada.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Palembang Yudhi Setiawan, mengatakan fogging dilakukan berdasarkan laporan warga. Petugas akan lebih dulu melakukan pemeriksaan lingkungan.
“Kalau ditemukan jentik nyamuk di sekitar 20 rumah warga, baru dilakukan fogging, fogging ini juga grasi dilakukan tidak bayar,” katanya kepada infoSumbagsel, Minggu (25/1/2026)
Yudhi mengungkapkan potensi penambahan terbuka karena Januari belum berakhir masyarakat harus berhati-hati.
“Sebanyak 48 kasus kami tangani sejak awal Januari 2026 hingga hari ini. Masih ada beberapa hari tersisa di bulan Januari, sehingga kami berharap tidak terjadi lonjakan kasus demam berdarah yang signifikan di Kota Palembang,” ungkapnya.
“Untuk ini kami minta masyarakat waspada terhadap DBD ini, jangan dianggap sepele musim pancaroba ini penyebaran nyamuk DBD semakin banyak,” sambungnya.
Yudhi menjelaskan, fogging hanya bertujuan membunuh nyamuk dewasa dan tidak efektif memberantas jentik. Karena itu, Dinkes Palembang terus menggalakkan program 3M, yakni menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, serta mendaur ulang barang-barang yang berpotensi menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk aedes aegepty.
Penggunaan fogging secara berlebihan juga berisiko membuat nyamuk menjadi kebal terhadap zat kimia.
“Kalau terlalu sering difogging, nyamuk bisa menyesuaikan diri dan tidak mati lagi. Jadi yang paling penting tetap pencegahan. Selain fogging, Dinkes Palembang juga rutin membagikan abate kepada warga untuk membantu pengendalian DBD,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Gandus Palembang Jufriansyah mengatakan program fogging gratis ini merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Palembang Ratu Dewa bersama Wakil Wali Kota Prima Salam masyarakat tinggal telpon di nomor 0838-2307-0254
“Warga cukup melapor, bisa melalui media sosial. Layanan ini diberikan secara gratis, atau telpon ke nomor 0838-2307-0254,” tutupnya.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.






