Seorang bocah bernama Fariz )11) dilaporkan tenggelam saat berenang di Sungai Buntung, Kota Jambi. Korban diduga kelelahan dan terseret arus sungai saat hujan deras.
Peristiwa itu terjadi di area Jembatan Sungai Buntung, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung, pada Sabtu (17/1/2026) sore. Tim SAR telah diturunkan untuk melakukan pencarian.
“Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jambi menerima laporan kejadian dari warga bernama Jaka pada pukul 15.30 WIB. Menanggapi laporan tersebut, satu tim Rescue yang berjumlah 8 personel langsung diberangkatkan menuju lokasi,” kata Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarda, Sabtu.
Adah menerangkan berdasarkan keterangan saksi mata, korban terlihat sedang berenang di sekitar area jembatan Sungai Buntung. Selanjutnya, korban tak terlihat lagi karena diduga tenggelam.
“Diduga karena kelelahan dan kondisi arus sungai yang cukup kuat, korban tidak mampu menyelamatkan diri dan terseret arus,” ujarnya.
Warga setempat sempat berupaya melakukan pencarian mandiri di sekitar lokasi. Namun, korban belum berhasil ditemukan.
Pencarian dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari, Basarnas, Polsek Jelutung, Damkartan Kota Jambi, Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) Jambi, dan masyarakat setempat.
“Operasi SAR saat ini sedang berlangsung dengan fokus penyisiran di sekitar lokasi dan dilakukan penyelaman,” ungkapnya.
Tim di lapangan membekali diri dengan peralatan utama berupa rescue car, perahu karet, peralatan selam, drone thermal, serta peralatan komunikasi dan navigasi.
Tim SAR harus berhadapan dengan tantangan cuaca di lokasi yang saat ini terpantau sedang mengalami hujan sedang hingga deras. Kondisi ini berpotensi memengaruhi jarak pandang dan debit air sungai. Hingga saat ini, tim gabungan terus berupaya maksimal untuk menyisir aliran Sungai Buntung guna menemukan keberadaan korban.
