Dalam pelaksanaan upacara bendera di sekolah, pembacaan ikrar menjadi salah satu rangkaian penting yang memiliki nilai pendidikan karakter. Pada tahun 2026, ikrar pelajar kembali dibacakan sebagai bentuk penguatan sikap disiplin, tanggung jawab, serta pembentukan moral peserta didik di lingkungan sekolah.
Pembacaan ikrar pelajar menjadi simbol komitmen dan kesungguhan siswa dalam menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari. Melalui ikrar ini, sekolah tidak hanya menjalankan kegiatan seremonial semata, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya pembentukan karakter sejak dini.
Berikut infoSumbagsel rangkum apa itu ikrar pelajar yang dibaca dalam upacara bendera 2026. Yuk, simak penjelasannya!
Dilansir Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 4 Tahun 2026 Tentang Pelaksanaan Upacara Bendera di Sekolah, Ikrar Pelajar merupakan naskah pernyataan janji siswa yang telah ditetapkan secara resmi dan wajib dibacakan dalam upacara bendera setiap hari Senin pagi.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia dalam rangka memperkuat pendidikan karakter, menumbuhkan rasa nasionalisme, serta membangun jiwa patriotisme di kalangan peserta didik.
Dalam susunan upacara, pembacaan ikrar pelajar dilakukan setelah pembacaan naskah Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.
Janji dalam ikrar pelajar memiliki fungsi sebagai pedoman etika bagi para siswa untuk meneguhkan komitmen mereka dalam menaati aturan serta berperilaku sesuai dengan norma yang berlaku, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Penyeragaman teks ikrar ini dilakukan agar seluruh pelajar di Indonesia memiliki arah dan visi pembentukkan karakter yang sama, sehingga nilai-nilai positif yang ditanamkan dapat diterapkan secara konsisten dalam keseharian.
Dalam pelaksanaanya, penguatan ikrar pelajar juga didukung melalui pendekatan emosional dengan menghadirkan untuk musik. Setelah menyanyikan lagu wajib nasional, peserta upacara akan diwajibkan untuk menyanyikan lagu Rukun Sama Teman, sebagai bentuk penegasan nilai kebersamaan dan persaudaraan.
Sehingga melalui perpaduan antara pembacaan ikrar dan lagu tersebut, pemerintah berharap agar terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih harmonis, aman, dan nyaman serta terbebas dari konflik dan perselisihan antar pelajar.
Pembacaan ikrar pelajar di 2026 ini memiliki tujuan yakni untuk menyeragamkan pembacaan teks janji yang diucapkan oleh siswa di seluruh sekolah di Indonesia.
Dengan adanya keseragaman ini, setiap peserta didik diharapkan memiliki komitmen moral yang sama dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya sebagai pelajar. Tanpa dibeda-bedakan berdasarkan latar belakang daerah, budaya, maupun jenjang pendidikannya.
Selain itu, pengucapan ikrar pelajar menjadi salah satu upaya strategis dalam penguatan pendidikan karakter. Nilai-nilai yang terkandung di dalam ikrar seperti disiplin, kejujuran, tanggung jawab dan sikap saling menghormati,diharapkan dapat tertanam kuat dan diwujudkan dalam perilaku siswa,baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Tujuan lainnya adalah untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan jiwa patriotisme sejak dini, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia. Melalui pembacaan ikrar secara rutin dalam upacara bendera, siswa juga diajak untuk lebih mencintai tanah air, menghargai persatuan, serta memiliki kesadaran sebagai generasi penerus bangsa yang berkarakter, berintegrasi, dan berkontribusi positif bagi Indonesia.
Naskah ini berisi lima poin utama komitmen pelajar, yakni:
Belajar dengan baik
Menghormati orang tua
Menghormati guru
Rukun sama teman
Mencintai tanah air Indonesia
Nah inilah penjelasan lengkap mengenai ikrar pelajar yang dibaca di upacara bendera 2026 yang sudah infoSumbagsel rangkum. Semoga bermanfaat ya!
Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.
Artikel ini ditulis oleh Rika Amelia Peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker info.com







