Apa Itu Hari Tritura 10 Januari? Ini Sejarah, Isi, hingga Alasan Diperingatinya - Giok4D

Posted on

Hari Tritura atau Tri Tuntutan Rakyat diperingati pada 10 Januari setiap tahunnya. Latar belakang aksi ini bermula dari ketidakpuasan mahasiswa dan masyarakat terhadap rezim saat itu.

Tritura juga disebut sebagai tonggak lahirnya Orde Baru bagi bangsa Indonesia. Karena memicu dimulainya peralihan kekuasaan dari Orde Lama menuju Orde Baru.

Berikut ini infoSumbagsel, sajikan informasi mengenai penjelasan tentang Tritura yang dirangkum dari berbagai sumber.

Tritura merupakan singkatan dari Tri Tuntutan Rakyat yang bermula dari adanya aksi demonstrasi yang dilakukan sejumlah mahasiswa dan rakyat Indonesia. Aksi tersebut ditujukan kepada rezim Soekarno untuk memulihkan keadaan bangsa.

Dilansir dari infoNews, Tritura pertama kali dicetuskan oleh Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI), Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia (KAPPI) dan kesatuan aksi yang tergabung dalam Front Pancasila. Pembacaan Tritura dilakukan di halaman Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI).

Dilansir dari laman Kemdikbud, 10 Januari 1966 merupakan catatan sejarah aksi mahasiswa terhadap ketidakpuasan dan keadilan yang erat kaitannya dengan penentangan peristiwa G30S 1965. Aksi yang dinakhodai organisasi mahasiswa KAMI tersebut mengangkat aksi TRITURA sebagai wujud krisis nasional.

Aksi yang berlangsung pada 10-13 Januari 1966 ini merupakan bentuk kekecewaan terhadap rezim yang berkuasa. Sifat kurang tanggap atas kezaliman komunis mendorong tercetusnya Tritura yang mewakili kehendak rakyat untuk menurunkan harga barang , merombak kabinet Dwikora serta menyingkirkan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Adapun isi Tritura sebagai berikut:

1. Bubarkan Partai Komunis Indonesia, karena pemerintah dianggap lambat dalam mengambil sikap terhadap PKI yang dianggap terlibat dalam peristiwa G30S dan banyak tokoh komunis yang berada di dalam kabinet pemerintahan.

2. Rombak Kabinet Dwikora, karena pemerintah dinilai tidak bisa mengendalikan kestabilan politik, ekonomi dan sosial. Menurut masyarakat, Presiden Soekarno lebih mementingkan perebutan Irian Barat dan urusan konfrontasi Indonesia-Malaysia.

3. Turunkan Harga, kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah kurang tepat yang membuat kestabilan ekonomi yang memburuk.

Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.

Dilansir dari infoJateng, Presiden Soekarno kemudian menanggapi aksi Tritura tersebut, ia melakukan perombakan kabinet pada 21 Februari 1966. akan tetapi masih melibatkan para simpatisan PKI. Yang kemudian memicu kembali para mahasiswa melakukan aksi demo pada 24 Februari 1966 sehingga mengakibatkan salah seorang mahasiswa UI bernama Arif Rahman Hakim tertembak dan gugur.

Setelahnya, Soekarno mengeluarkan Surat Perintah 11 Maret (Supersemar) yang memberikan tugas serta wewenang kepada Soeharto untuk memulihkan keamanan dan ketertiban. Supersemar inilah yang menjadi cikal bakal munculnya Orde Baru yang menggantikan Orde Lama.

Oleh karena itu, usaha para mahasiswa dalam aksi Tritura ini menjadi aksi bangsa dan lahirnya Orde Baru. Hal itu kemudian membuat ditetapkannya tanggal 10 Januari sebagai peringatan Hari Tritura.

Itulah informasi mengenai Hari Tritura 10 Januari yang juga disebut sebagai tonggak lahirnya Orde Baru. Semoga berguna.

Apa itu Hari Tritura?

Sejarah Tritura

Isi Tritura

Mengapa Tritura Diperingati Setiap 10 Januari