Jalan antardesa di Karang Agung-Trans Lubar, Kecamatan Simpang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan diresmikan. Akses jalan ini akan menjadi penghubung Muara Dua (OKU Selatan) ke Martapura (OKU Timur).
Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan jika seluruh ruas selesai, maka waktu tempuh jalan lingkar penghubung dua kabupaten itu akan lebih singkat.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
“Dari Muara Dua ke Martapura yang sebelumnya sekitar 60 kilometer, jika ruas ini selesai hingga Simpang Gemiung, maka jaraknya menjadi sekitar 50 kilometer,” ujar Deru, Jumat (23/1/2026).
Dia menjelaskan bahwa pembangunan jalan selebar 7 meter tersebut dilaksanakan pada 2025 menggunakan anggaran bantuan keuangan bersifat khusus (BKBK) Pemprov Sumsel. Anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 19,75 miliar dan mulai dibangun pada September 2025.
Jalan penghubung itu disebutnya telah lama dinanti masyarakat. Terkait konstruksi jalan, Deru memastikan telah memenuhi standar nasional. Namun, sebagian ruas lainnya telah dirintis melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD).
“Terima kasih kepada TNI yang telah merintis jalan ini. Insyaallah pada anggaran berikutnya akan kita selesaikan tahap demi tahap sehingga akses masyarakat semakin dekat,” katanya.
Selain mempermudah mobilitas masyarakat, keberadaan jalan ini juga diharapkan dapat menekan biaya transportasi, khususnya bagi warga yang membawa hasil bumi dan kerajinan untuk dipasarkan. Baik ke kabupaten tetangga maupun ke ibu kota provinsi.
“Kebetulan hari ini hadir Ketua DPRD Provinsi Sumsel. Kita akan minta dukungan untuk terus mengkolaborasikan program dan anggaran agar OKU Selatan bisa semakin maju,” tukasnya.







