Sebanyak 6.071 calon haji Sumatera Selatan (Sumsel) 2026, telah melakukan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (bipih) pada tahap 1 dan 2. Kloter pertama akan berangkat pada 22 April 2026.
Saat ini jumlah jemaah yang melakukan pelunasan itu mencapai 103% dari total kuota 5.895 haji Sumsel.
Plt Kepala Kanwil Kementrian Haji dan Umrah Sumsel Arkan Nurwahiddin mengatakan kuota jemaah haji Sumsel telah terpenuhi berdasarkan data pelunasan bipih. Bahkan, jemaah yang melunasi mencapai 103%. Dari jumlah itu, 1.246 di antaranya adalah jemaah cadangan.
“Pada tahap 1, baru 73% jemaah atau 4.115 orang yang melunasi dari total kuota 5.895 jemaah. Untuk memenuhi kuota tersebut, kami membuka pelunasan tahap 2 dengan kuota cadangan bagi 2.358 calon haji,” kata Arkan, Minggu (18/1/2026).
Pasca penutupan pelunasan, pihaknya telah meminta pemkab/pemkot untuk segera melengkapi dokumen jemaah sebagai bagian dari proses verifikasi administrasi dan pem-visaan.
Jemaah yang sudah melunasi bipih terbanyak dari Palembang yang mencapai 2.501 jemaah. Kemudian OKU Timur 583 jemaah, OKI 403 jemaah, Muara Enim 328 jemaah, Lahat 301 jemaah, Muba 257 jemaah, dan OKU 249 jemaah.
Lalu, Ogan Ilir 233 jemaah, Pagar Alam 232 jemaah, Lubuklinggau 209 jemaah, Banyuasin 204 jemaah, Prabumulih 175 jemaah, OKU Selatan 133 jemaah, Mura 115 jemaah, Empat Lawang 76 jemaah, Muratara 44 jemaah, dan PALI 28 jemaah.
Dia juga meminta para calon haji mempersiapkan fisik dan manasik bagi jemaah yang telah melunasi. Termasuk bagi jemaah cadangan meskipun tak seluruhnya berangkat pada tahun ini, diminta ikut mempersiapkan.
Sesuai rencana, jemaah haji dari Sumsel dijadwalkan berangkat dari Embarkasi Palembang menggunakan maskapai Saudi Airlines dengan kapasitas 450 orang.
“Kloter satu direncanakan berangkat pada 22 April 2026, sehingga kami meminta persiapan dilakukan dari sekarang, mulai dari fisik, kesehatan, manasik dan lain-lainnya,” katanya.







