Anemia kondisi kekurangan sel darah merah atau anemia. Kondisi ini sering kali dialami oleh ibu hamil karena meningkatnya kebutuhan darah untuk pertumbuhan janin. Lalu apa saja daftar buah untuk atasi anemia ibu hamil?
Dikutip dari buku Menu Ibu Hamil agar Tetap Langsing dan Sehat Setelah Melahirkan karya Hindah Muaris, asupan makanan sehat sangat menentukan kebugaran ibu. Selain melalui suplemen, nutrisi peningkat hemoglobin bisa didapatkan melalui konsumsi buah buahan secara rutin.
Buah buahan yang kaya akan zat besi dan vitamin C menjadi kunci utama agar penyerapan nutrisi berjalan optimal di dalam tubuh. Berikut ini daftar buah untuk atasi anemia Ibu hamil.
Buah delima merupakan salah satu sumber nutrisi terbaik untuk meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah. Delima mengandung zat besi, vitamin A, C, dan E, serta asam folat yang sangat dibutuhkan untuk memproduksi sel darah merah lebih banyak.
Dikutip dari buku Ensiklopedi Makanan dan Gizi Buah-Buahan karya R. Toto, dkk., kandungan antioksidan pada delima membantu melancarkan aliran darah.
Dengan mengkonsumsi delima atau jus delima secara rutin, ibu hamil dapat menjaga kadar zat besi tetap stabil. Tidak hanya itu, dampaknya pada ibu hamil dapat mengurangi gejala pusing akibat anemia.
Stroberi juga memiliki kandungan vitamin C yang sangat tinggi. Vitamin ini berperan penting dalam membantu tubuh menyerap zat besi dari makanan lain.
Tanpa vitamin C yang cukup, zat besi yang dikonsumsi seringkali tidak terserap maksimal oleh sistem pencernaan ibu hamil. Tidak hanya itu, dikutip dari 100 Super Jus untuk Wanita Aktif, stroberi juga dapat membantu mencegah sembelit dan diare.
Stroberi juga mengandung asam folat yang mendukung pembentukan sel darah merah baru. Mengkonsumsi stroberi sebagai camilan sehat tidak hanya memberikan rasa segar, tetapi juga membantu melindungi ibu hamil dari risiko lemas dan pucat akibat kekurangan darah.
Jambu biji, terutama jambu biji merah, dikenal sebagai pemacu produksi hemoglobin yang sangat efektif. Dikutip dari buku Meningkatkan Kadar Hemoglobin Melalui Fortifikasi Guava Jelly Drink dengan Zat Besi dari Kedelai oleh Ugi dan Eneng, jambu biji merah mengandung kombinasi zat besi dan vitamin C dalam satu buah.
Mengolah jambu biji menjadi jus tanpa gula tambahan adalah solusi praktis dan murah untuk menjaga kestabilan kadar hemoglobin selama masa kehamilan. Penyerapan zat besi pada tubuh ibu hamil dapat meningkat dengan mengkonsumsi Jambu biji.
Pisang merupakan buah yang mudah didapat dan kaya akan mineral penting. Jenis pisang ambon sangat disarankan bagi ibu hamil yang mengalami gejala anemia ringan karena kandungan nutrisinya yang lengkap.
Dikutip dari jurnal berjudul Pengaruh Pisang Ambon Terhadap Peningkatan Kadar HB Ibu Hamil karya Achmad Abdul dan Febi Ratnasari, pisang mengandung protein dan zat besi yang diperlukan dalam sintesis hemoglobin.
Mengonsumsi dua buah pisang sehari secara rutin terbukti efektif membantu meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil.
Kurma memiliki kandungan gula alami dan zat besi yang tinggi, menjadikannya sumber energi instan sekaligus penambah darah. Kandungan mineral dalam kurma membantu merangsang produksi sel darah merah sehingga ibu hamil tidak mudah merasa lelah.
Dikutip dari buku 7 Buah-Buahan Istimewa dalam Al-Quran dan Manfaatnya bagi Kesehatan Manusia karya Hamid Sakti Wibowo, kurma juga kaya akan serat yang mencegah sembelit. Dengan mengkonsumsi kurma, ibu hamil mendapatkan manfaat ganda, yaitu stamina yang terjaga dan kadar darah yang tetap normal.
Apel mengandung zat besi yang cukup untuk membantu merangsang produksi hemoglobin dalam tubuh. Selain zat besi, apel juga kaya akan serat dan vitamin yang mendukung kesehatan jantung serta pembuluh darah ibu hamil.
Meskipun kandungan zat besinya tidak setinggi jambu biji, apel sangat baik dikonsumsi bersama kulitnya karena mengandung nutrisi yang membantu sistem metabolisme.
Mengkonsumsi minimal satu buah apel setiap hari dapat membantu menjaga kebugaran ibu hamil dari serangan anemia.
Buah bit sering disebut sebagai pembersih darah alami yang sangat kuat. Kandungan zat besi dan asam folat di dalamnya sangat tinggi. Sehingga sangat efektif untuk memperbaiki jumlah sel darah merah dalam waktu singkat.
Dikutip dari buku Pencegahan dan Pengobatan Anemia Remaja dengan Jus Mix Buah Naga dan Bit serta Tablet FE oleh Rohanah, Dkk., buah bit juga mengandung kalium yang membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.
Jus buah bit sering kali direkomendasikan bagi ibu hamil yang memiliki riwayat anemia berat karena kemampuannya meningkatkan kadar hemoglobin dengan cepat.
Semangka bukan hanya buah pelepas dahaga, tetapi juga mengandung vitamin C dan zat besi dalam jumlah yang cukup. Kadar airnya yang mencapai 92 persen membantu menjaga volume plasma darah agar tetap stabil selama kehamilan.
Dikutip dari buku Variasi Jus Buah dan Sayur untuk Ibu Hamil karya Rita Ramayulis, semangka juga membantu mencegah dehidrasi yang seringkali memperburuk gejala anemia. Mengkonsumsi semangka secara teratur memberikan kesegaran sekaligus asupan mineral penting bagi ibu dan janin.
Pepaya mengandung vitamin C yang sangat tinggi, bahkan melampaui jeruk dalam beberapa kondisi. Vitamin C ini sangat dibutuhkan untuk mengikat zat besi dari asupan makanan nabati agar dapat diolah menjadi sel darah merah oleh tubuh.
Selain untuk anemia, pepaya matang juga membantu melancarkan pencernaan ibu hamil yang sering mengalami gangguan selama masa kehamilan. Namun, pastikan pepaya yang dikonsumsi adalah pepaya yang sudah benar-benar matang sempurna agar aman bagi kesehatan janin.
Menjaga kesehatan janin dengan menghindari anemia dapat dilakukan dengan mengkonsumsi makanan sehat seperti buahan. Itulah daftar buah untuk atasi anemia ibu hamil. Semoga bermanfaat.
Artikel ini dibuat oleh Annisaa Syafriani, mahasiswa magang Prima PTKI Kementerian Agama.
Buah untuk Atasi Anemia Ibu Hamil
1. Delima
2. Stroberi
3. Jambu Biji
4. Pisang
5. Kurma
6. Apel
7. Buah Bit
8. Semangka
9. Pepaya
Kurma memiliki kandungan gula alami dan zat besi yang tinggi, menjadikannya sumber energi instan sekaligus penambah darah. Kandungan mineral dalam kurma membantu merangsang produksi sel darah merah sehingga ibu hamil tidak mudah merasa lelah.
Dikutip dari buku 7 Buah-Buahan Istimewa dalam Al-Quran dan Manfaatnya bagi Kesehatan Manusia karya Hamid Sakti Wibowo, kurma juga kaya akan serat yang mencegah sembelit. Dengan mengkonsumsi kurma, ibu hamil mendapatkan manfaat ganda, yaitu stamina yang terjaga dan kadar darah yang tetap normal.
Apel mengandung zat besi yang cukup untuk membantu merangsang produksi hemoglobin dalam tubuh. Selain zat besi, apel juga kaya akan serat dan vitamin yang mendukung kesehatan jantung serta pembuluh darah ibu hamil.
Meskipun kandungan zat besinya tidak setinggi jambu biji, apel sangat baik dikonsumsi bersama kulitnya karena mengandung nutrisi yang membantu sistem metabolisme.
Mengkonsumsi minimal satu buah apel setiap hari dapat membantu menjaga kebugaran ibu hamil dari serangan anemia.
Buah bit sering disebut sebagai pembersih darah alami yang sangat kuat. Kandungan zat besi dan asam folat di dalamnya sangat tinggi. Sehingga sangat efektif untuk memperbaiki jumlah sel darah merah dalam waktu singkat.
Dikutip dari buku Pencegahan dan Pengobatan Anemia Remaja dengan Jus Mix Buah Naga dan Bit serta Tablet FE oleh Rohanah, Dkk., buah bit juga mengandung kalium yang membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.
Jus buah bit sering kali direkomendasikan bagi ibu hamil yang memiliki riwayat anemia berat karena kemampuannya meningkatkan kadar hemoglobin dengan cepat.
Semangka bukan hanya buah pelepas dahaga, tetapi juga mengandung vitamin C dan zat besi dalam jumlah yang cukup. Kadar airnya yang mencapai 92 persen membantu menjaga volume plasma darah agar tetap stabil selama kehamilan.
Dikutip dari buku Variasi Jus Buah dan Sayur untuk Ibu Hamil karya Rita Ramayulis, semangka juga membantu mencegah dehidrasi yang seringkali memperburuk gejala anemia. Mengkonsumsi semangka secara teratur memberikan kesegaran sekaligus asupan mineral penting bagi ibu dan janin.
Pepaya mengandung vitamin C yang sangat tinggi, bahkan melampaui jeruk dalam beberapa kondisi. Vitamin C ini sangat dibutuhkan untuk mengikat zat besi dari asupan makanan nabati agar dapat diolah menjadi sel darah merah oleh tubuh.
Selain untuk anemia, pepaya matang juga membantu melancarkan pencernaan ibu hamil yang sering mengalami gangguan selama masa kehamilan. Namun, pastikan pepaya yang dikonsumsi adalah pepaya yang sudah benar-benar matang sempurna agar aman bagi kesehatan janin.
Menjaga kesehatan janin dengan menghindari anemia dapat dilakukan dengan mengkonsumsi makanan sehat seperti buahan. Itulah daftar buah untuk atasi anemia ibu hamil. Semoga bermanfaat.
Artikel ini dibuat oleh Annisaa Syafriani, mahasiswa magang Prima PTKI Kementerian Agama.







