Kades Bailangu Timur Muba Ditikam Keponakan Diduga Perkara Galian C

Posted on

Herman Sawiran, Kepala Desa (Kades) Bailangu Timur, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ditikam keponakannya sendiri, Patra. Kejadian itu diduga dipicu karena permasalahan galian C.

Kasi Humas Polres Muba AKP S Hutahaen mengatakan pihaknya sudah melakukan penyelidikan dan olah TKP serta meminta keterangan saksi-saksi terkait peristiwa tersebut.

Dugaan sementara aksi penikaman yang mengakibatkan 3 orang mengalami luka-luka, karena permasalahan kembali beroperasinya aktivitas galian C di bantaran Sungai Musi.

“Dari keterangan sementara, dugaan pemicu keributan berkaitan dengan kembali beroperasinya aktivitas galian C yang berada di bantaran Sungai Musi,” katanya.

Aktivitas tersebut dikhawatirkan dapat menyebabkan tanah longsor dan disebut menjadi sumber cekcok antara Herman Sawiran dengan Patra, yang merupakan paman dan keponakan.

Namun, kata Hutahaen, saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap motif pasti dari kejadian tersebut.

“Para korban maupun terduga pelaku saat ini masih mendapatkan perawatan intensif di RSUD Sekayu. Kasus ini sedang dalam proses penyelidikan, anggota sudah melakukan cek TKP dan memintai keterangan saksi-saksi,” ujarnya.

Sebelumnya, keributan yang berujung penusukan tersebut terjadi di Kantor Desa Bailangu Timur, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Muba pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 15.05 WIB.

Akibat kejadian itu, tiga orang harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Sekayu karena senjata tajam. Adapun ketiga korban yakni Kades Bailangu Timur, Herman Sawiran dan staf desa, Boby Apriansyah. Kemudian pelaku penusukan yakni Patra yang merupakan keponakan Herman.