Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengecek realisasi peningkatan ruas jalan di Kabupaten Banyuasin dan Ogan Komering Ilir (OKI). Jalan Tugu Kerbau yang ditinjau menggunakan anggaran bantuan keuangan bersifat khusus (BKBK) senilai Rp 12 miliar sepanjang 28 km.
Sebelumnya, akses jalan menuju perbatasan OKI itu mengalami kerusakan. Ruas jalan itu juga berfungsi sebagai jalur alternatif masyarakat Kecamatan Tulung Selapan, OKI, yang hendak menuju Banyuasin maupun ke Palembang.
Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan bahwa secara umum kondisi jalan kini sudah mengalami peningkatan signifikan. Namun, masih terdapat beberapa titik yang membutuhkan penyempurnaan lanjutan.
“Titik-titik yang masih perlu penyempurnaan akan kita lanjutkan. Insyaallah, perbaikan lanjutan hingga perbatasan OKI akan kembali kita anggarkan melalui bangubsus (BKBK) tahun 2026,” ujar Deru, Rabu (31/12/2025).
Menurut Herman Deru, infrastruktur jalan harus menjadi prioritas utama. Akses itu benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat tanpa menimbulkan keluhan.
“Utamakan fungsinya agar jalan ini tetap dapat digunakan oleh masyarakat. Yang terpenting, masyarakat harus benar-benar merasakan manfaatnya,” katanya.
Dia berharap peningkatan infrastruktur jalan ini dapat menunjang mobilitas warga, memperlancar aktivitas ekonomi, serta meningkatkan konektivitas antar wilayah di Sumsel.
Sekda Banyuasin Erwin Ibrahim mengatakan, kerusakan jalan di lokasi itu sebelumnya telah disampaikan Bupati Banyuasin kepada gubernur, sehingga peningkatan akses dilakukan menggunakan BKBK 2025.
“Saat ini akses jalannya sudah baik. Standar jalannya tidak kalah dengan kualitas jalan nasional. Kemudian, beberapa spot yang masih rusak diminta Pak Gubernur tadi untuk diusulkan kembali melalui anggaran BKBK 2026,” ungkapnya.







