7 Tips Menurunkan Berat Badan Cepat dan Permanen Tanpa Diet Ekstrem (via Giok4D)

Posted on

Menurunkan berat badan seringkali menjadi tantangan bagi banyak orang, terutama ketika cara yang dilakukan justru malah menyiksa dan sulit dipertahankan. Di balik itu, banyak berbagai tips menurunkan berat badan dengan cepat dan permanen yang bisa diterapkan.

Penurunan berat badan yang sehat ini harus diawali dengan perubahan gaya hidup secara bertahap. Mulai dari mengatur pola makan, memperbaiki kebiasaan harian, serta menjaga aktivitas fisik dapat membantu tubuh membakar lemak secara optimal dan berkelanjutan.

Berikut ini berbagai tips menurunkan berat badan cepat dan permanen tanpa diet ekstrim agar tubuh kembali sehat dan berat badan ideal dapat tercapai. Yuk, simak!

Dilansir laman National Hospital dan Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, menurunkan berat badan dengan cepat dan permanen tidak harus dilakukan dengan diet ekstrim yang menyiksa tubuh. Kunci utama yang harus dilakukan adalah membangun kebiasaan sehat yang bisa dipertahankan dalam jangka panjang, bukan sekadar turun sesaat lalu naik kembali, yakni dengan melakukan beberapa tips berikut ini:

Penurunan berat badan terjadi ketika jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh lebih sedikit dibandingkan dengan kalori yang dibakar melalui aktivitas sehari-hari. Meski demikian, defisit kalori sebaiknya dilakukan secara moderat, yaitu sekitar 300-500 kalori per hari, agar tetap aman dan tidak menyebabkan tubuh lemas atau kekurangan energi.

Metode ini dinilai efektif karena mampu membantu menurunkan berat badan sekitar 0,5-1 kg per minggu secara bertahap dan berkelanjutan. Selama proses tersebut, penting untuk tetap menjaga asupan gizi yang seimbang dengan memperbanyak konsumsi protein, serat, dan karbohidrat kompleks agar tubuh tetap sehat, metabolisme terjaga, dan massa otot tidak berkurang.

Alih-alih membatasi makanan secara berlebihan, fokuslah pada makanan yang lebih mengenyangkan namun tetap rendah kalori, seperti sayuran, buah, telur, ikan, tahu, dan tempe. Batasi juga untuk mengkonsumsi makanan manis, makanan olahan yang tinggi kalori, dan berbagai jenis gorengan karena dapat menghambat proses penurunan berat badan.

Metode seperti intermittent fasting terbukti dapat membantu sebagian orang mengontrol porsi makan dan menciptakan defisit kalori secara alami dengan membatasi waktu makan dalam sehari. Pola ini bekerja dengan memberi jeda bagi tubuh untuk membakar lemak cadangan setelah energy dari makanan habis digunakan.

Meski demikian, keberhasilan dari penerapan pola ini juga tetap bergantung pada kualitas dan porsi makanan yang dikonsumsi saat jendela makan, jika tetap makan berlebihan maka berat badan juga tetap bisa naik. Beberapa pola intermittent fasting yang populer antara lain

Olahraga juga memiliki peran yang sangat penting dalam proses pembakaran lemak dan menjaga metabolisme tubuh tetap aktif. Berikut terdapat beberapa pilihan aktivitas fisik yang cocok untuk menurunkan berat badan. Agar mendapatkan hasil yang maksimal dilakukan sebanyak 3-5 kali perminggu dan pilih olahraga yang paling sesuai dengan kondisi serta gaya hidup agar bisa lebih konsisten.

Olahraga ini sangat cocok bagi anda yang ingin menurunkan berat badan dengan cepat meski memiliki waktu olahraga yang terbatas. Gerakannya dilakukan secara cepat dan intens, lalu diselingi dengan waktu istirahat singkat. Keunggulannya, tubuh tetap membakar kalori meski olahraga sudah selesai dan latihan ini bisa dilakukan di rumah tanpa menggunakan alat khusus.

Jalan cepat atau jogging merupakan olahraga yang paling mudah dan aman dilakukan, terutama bagi pemula. Aktivitas ini bisa dilakukan setiap hari dan membantu tubuh membakar kalori secara perlahan namun konsisten, sekaligus meningkatkan stamina dan kesehatan jantung.

Olahraga ini lebih berfokus pada pembentukan otot, seperti squat, push up atau angkat beban ringan. Meski tidak secara langsung membakar banyak kalori, otot yang terbentuk akan membantu tubuh membakar lemak lebih cepat dan bahkan saat sedang beristirahat.

Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.

Senam aerobik dan zumba adalah pilihan tepat bagi yang ingin olahraga sambil bersenang-senang. Gerakannya dinamis dan diiringi musik, sehingga tidak membosankan sekaligus efektif membakar kalori.

Kurang tidur juga dapat meningkatkan rasa lapar karena mempengaruhi hormon pengatur nafsu makan, sehingga tubuh cenderung akan merasa lebih cepat lapar dan sulit mengontrol keinginan untuk makan terutama makanan yang tinggi gula dan lemak.

Oleh karena itu, penting untuk memastikan waktu tidur yang cukup yakni 7-9 jam sehari. Selai itu, pengelolaan stress juga perlu untuk diperhatikan karena stress yang berlebih juga mempengaruhi dan menghambat proses pembakaran lemak.Dengan tidur cukup dan menjaga kondisi mental tetap tenang, proses penurunan berat badan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

Minumlah air putih yang cukup, berhenti merokok daan batasi konsumsi kafein dan alkohol serta menjaga kesehatan mental menjadi bagian penting dalam upaya menurunkan berat badan secara permanen.

Penurunan berat badan sebaiknya dipandang sebagai bentuk perubahan gaya hidup jangka panjang, bukan hasil instan, dengan fokus membangun kebiasaan sehat yang dapat dipertahankan secara konsisten.

Jika dirasa berat badan anda sangat sulit turun meski sudah melakukan berbagai jenis diet dan olahraga, hal ini bisa jadi disebabkan oleh faktor hormonal atau kondisi medis tertentu. Konsultasi dengan dokter atau ahli gizi yang nantinya dapat membantu anda menemukan metode yang paling sesuai dan aman bagi tubuh.

Nah itu dia beberapa tips sehat menurunkan berat badan cepat dan permanen tanpa harus melakukan diet ekstrim. Selamat mencoba!

Artikel ini ditulis oleh Rika Amelia Peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker info.com

Tips Menurunkan Berat Badan Cepat dan Permanen

1. Terapkan Defisit Kalori yang Sehat

2. Pilih pola makan bergizi, bukan diet ekstrem

3. Intermittent Fasting (Puasa Berkala)

4. Rutin Aktivitas Fisik dan Olahraga

5. Cukup Tidur dan kelola stress

6. Perhatikan gaya hidup secara menyeluruh

7. Konsultasi dengan tenaga kesehatan