Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Sumatera Selatan pada 2025 mencapai 4.130 kasus dengan 22 kematian. Jumlah itu turun dibandingkan 2024, namun angkanya lebih tinggi dibandingkan 2022 dan 2023.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
“Jumlah kasus DBD sepanjang 2025 sebanyak 4.130 kasus. Kasus dengue itu masih dalam batas median, namun harus tetap diwaspadai terjadi peningkatan di bulan selanjutnya (awal tahun 2026),” ujar Kepala Bidang P2P Dinkes Sumsel Ira Primadesa Ogatiyah, Kamis (15/1/2026).
Dia menyebut, pada 2024 kasus DBD mencapai 6.263 kasus dengan 37 kematian. Angka itu naik signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, yakni pada 2022 sebanyak 2.854 kasus dengan 31 kematian dan 2023 sebanyak 2.804 kasus dengan 22 kematian.
Pada 2025, kasus DBD paling tinggi terjadi pada awal tahun. Pada Januari DBD dilaporkan mencapai 640 kasus dan Februari 444 kasus. Kasusnya mulai melandai pada bulan-bulan berikutnya.
“Kasus DBD mulai naik lagi pada Oktober 387 kasus dan November 414 kasus seiring masuknya musim hujan. Tapi, pada Desember mengalami penurunan menjadi 151 kasus,” katanya.
Berdasarkan data laporan, wilayah Palembang paling banyak terjadi DBD mencapai 934 kasus dengan 3 kematian. Muara Enim 526 kasus dengan 3 kematian, OKU Timur 406 kasus, OKI 371 kasus, Lubuklinggau 366 kasus dengan 3 kematian, dan Banyuasin 335 kasus dengan 4 kematian.
Kemudian Ogan Ilir 180 kasus dengan 1 kematian Lahat 163 kasus dengan 2 kematian, OKU 151 kasus, Mura 151 kasus dengan 1 kematian, Muba 125 kasus, Prabumulih 124 kasus, dan Muratara 105 kasus dengan 3 kematian.
Lalu, PALI 76 kasus dengan 1 kematian, OKU Selatan 58 kasus dengan 1 kematian, Pagar Alam 38 kasus, dan paling rendah di Empat Lawang 22 kasus.
Dia menyebut, tren kenaikan DBD terjadi pada saat musim hujan terjadi. Pada tahun ini, Dinkes Sumsel juga mengestimasikan puncak kasus DBD akan terjadi pada awal tahun.
“Estimasi puncak DBD akan terjadi pada Januari-Februari. Selain karena masih menjadi puncak musim hujan, juga berdasarkan tren tahunan kasusnya,” jelasnya.
